Rencana trading untuk 14/11/2018

Data bulan Oktober dari China memiliki overtune yang bervariasi. Penjualan ritel turun (8,6% YoY dibanding 9,2%), namun hasil produksi industri bagus (5,9% dibanding 5,8%), dan investasi perkotaan sedikit lebih baik (5,7% dibanding 5,5%). USD / CNY hari ini turun 0,1% ke 6,9480.

AUD kehilangan kenaikan awal setelah data yang bagus dari Australia dan AUD / USD tuurn kembali dari 0,7235 ke 0,7220. Indeks kepercayaan konsumen naik 2,8% pada November setelah turun 1,0% pada bulan Oktober. Indeks upah di kuartal kedua, seperti yang diperkirakan, naik 0,6% q/q.

USD / JPY tidak dapat menembus dari level 114. Perkiraan awal PDB untuk kuartal ketiga dari Jepang menunjukkan 0,3% q/q, sesuai dengan ekspektasi pasar. Dalam skala disetahunkan, penurunan berjumlah 1,2% dibanding prakiraan 1,0% Bahkan setelah menghapus efek bencana alam, data menunjukkan perlambatan.

Tidak ada sinyal yang jelas dari pasar saham. Nikkei225 Jepang naik 0,16% sementara Shanghai Composite China kehilangan 1,0%.

Di sesi hari ini akan terdapat banyak peristiwa ekonomi makro. Para investor global akan mengetahui PDB Jepang dan produksi industri China, dan kami masih memiliki informasi mengenai PDB Jerman, PDB zona euro, inflasi di Inggris dan Amerika Serikat dan pidato dari anggota FED yang akan dijadwalkan kemudian: Randal K. Quarles, Robert Kaplan, dan Jerome Powell.

Analisis GBP/USD untuk 14/11/2018:

Negosiasi mengenai masalah Brexit hampir usai, dan pemerintahan Theresa May harus tidak hanya mencapai kesepakatan, namun juga mendapat persetujuan parlemen. Pemimpin Partai Unionis Demokratik (DUP) - partai terbesar di Irlandia Utara - mengumumkan bahwa ia akan menentang kesepakatan apapun yang akan melemahkan Britania. Irlandia Utara tidak akan setuju dengan syarat perdagangan yang disetujui Brussels. Keinginan untuk mencapai kesepakatan tidak dapat mencakup minat negara-negara. Para analis percaya bahwa meskipun kabinet Theresa May menyetujui draf kesepakatan Brexit, akan lebih sulit untuk meyakinkan parlemen Inggris untuk menyetujuinya juga.

Hari ini, data Indeks Harga Konsumen dari Inggris dijadwalkan rilis pukul 09:30 pagi waktu GMT dan para investor global tidak mengharapkan perubahan dalam skala bulanan (0,1% yang diperkirakan) namun mengharapkan kenaikan dari 2,4% ke 2,5% dalam skala tahunan. Indeks Harga Konsumen (CPI) mengukur perubahan harga barang-barang dan jasa dari sudut pandang konsumen. CPI merupakan cara utama untuk mengukur perubahan tren dan inflasi.

Sekarang mari kita lihat gambaran teknis GBP/USD pada kerangka waktu 4 jam. Pasar telah mengisi jarak antara level 1,2948 - 1,2958 dan dapat menelusuri kembali 61% kenaikan sebelumnya. Saat ini, harga tengah sedikit berkonsolidasi di dalam kisaran sempit antara level 1,2948 - 1,3041. Momentum tetap positif, namun sangat jarang sebab para investor global lebih memilih untuk menunggu perilisan data CPI sebelum bergerak ke arah manapun. Jika terjadi pergerakan naik lebih lanjut, resistance teknis terdekat nampak di level 1,3056.