Dolar berpeluang untuk naik

Dolar AS mengakiri pekan dengan catatan positif, mencapai titik maksimal lokal di akhir Oktober terhadap gelombang posisi the Fed yang kuat dan kemudian menyusul langkah normalisasi kebijakan moneter.

Ketidakpastian situasi umum di pasar dunia terkait dengan perang dagang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat, serta sinyal pertama bahwa perekonomian nomor satu dunia Amerika Serikat dan China, serta zona euro, mulai memperlambat pertumbuhan mereka, menyebabkan pelemahan dolar sebagai mata uang utama dunia. Hal ini dapat dikaitkan dengan fakta bahwa opini yang muncul di pasar bahwa regulator Amerika bimbang dan memberikan tanda bahwa mereka akan mengambil jeda untuk menaikkan suku bunga. Baru-baru ini, presiden D. Trump telah berulang kali menyerukan untuk melakukan hal tersebut.

Faktor lain yang menahan penguatan dolar adalah antisipasi hasil pemilihan umum parlemen Amerika, di mana kemenangan telak salah satu partai, Republik atau Demokrat, mengancam kembalinya keadaan krisis politik berskala penuh. Hasil menunjukkan bahwa keadaan damai maupun perang tidak selamanya, yang juga bukan hal posistif. Akibatnya, kami dapat membahas mengenai ketidakpastian kebijakan Amerika dan situasi pasar dunia, yang, kami yakin, akan berkontribusi dalam mempertahankan faktor volatilitas yang tinggi di semua pasar finansial tanpa terkecuali.

Sehubungan dengan prosepek pasar valuta asing, kami yakin bahwa dolar masih memiliki peluang yang bagus untuk melanjutkan penguatan, terkait sinyal jelas the Fed bahwa suku bunga akan terus naik menurut rencana yang telah disetujui sebelumnya, serta proses menggurangi keseimbangan regulator, yang dengan signifikan mengurangi pasokan likuiditas dolar akan ikut berkontribusi.

Terkait dinamika yang mungkin terjadi saat ini di pasar mata uang, kami menyatakan bahwa dolar AS walau bagaimanapun mungkin akan terkoreksi, oleh karena itu kami memperkirakan perlu untuk melanjutkan pembelian saat penurunan lokal.

Prakiraan hari ini:

Pasangan EUR/USD diperdagangkan di bawah level 1,1335, tetap di bawah tekanan terkait penguatan posisi dolar AS dengan latar belakang ketetapan the Fed untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut. Pekan ini, perhatian akan tertuju pada publikasi data PDB zona euro. Jika data tersebut mengecewakan, euro akan tetap di bawah tekanan. Kami memperkirakan perlu untuk menjual pasangan dengan kemungkinan penurunan ke 1,1300, dan kemudian ke 1,1245.

Pasangan mata uang GBP / USD tengah diperdagangkan di bawah level 1,2950 di tengah masalah Brexit dan perlambatan perekonomian Inggris yang nyata. Pekan ini, pasar akan fokus ke data inflasi. Jika perlambatan terus berlanjut, kami akan memperkirakan penurunan pasangan ini lebih lanjut. Terkait hal ini, kami memperkirakan untuk menjual pasangan ini dengan level target 1,2800.