Untuk membuka posisi beli (long position) pada GBP/USD, diperlukan:
Para pembeli Pound Inggris mungkin melanjutkan uptrend, tapi hal ini akan memperlukan penembusan (breakdown) pertengahan channel di area 1.3104, dengan penetapan di atas resistance level 1.3159. Hanya setelah itu, prospek pembaruan titik tinggi (highs) di area 1.3214 dan 1.3260 dibuka, tempat saya rekomendasikan untuk take profit. Namun, pergerakan naik yang lebih besar akan bergantung pada negosiasi antara Perdana Menteri Inggris Theresa May dan perwakilan Uni Eropa. Jika terjadi koreksi menurun (downward correction), saya rekomendasikan untuk membeli Pound hanya jika ada 'false breakdown' di sekitar level 1.3053 atau untuk rebound dari 1.2971.
Untuk membuka posisi jual (short position) pada GBP/USD, diperlukan:
Konsolidasi yang gagal di atas resistance 1.3104 akan menjadi sinyal pertama untuk menjual Pound Inggris, namun, target utama para penjual adalah penembusan (breakthrough) support di level 1.3053, yang bisa menyebabkan penurunan lebih lanjut dalam GBP/USD dengan titik rendah (low) pada level 1.2971 dan 1.2894, tempat saya rekomendasikan untuk take profit. Jika Pound bergerak di atas 1.3104, sebaiknya amati posisi jual (short positions) setelah memperbarui titik tinggi (high) di area 1.3159 atau pada rebound dari level 1.3214. Jika ada berita kegagalan negosiasi antara May dan perwakilan UE, akan berdampak pada penurunan Pound secara cepat.
Sinyal indikator:
Moving averages
Trading dilakukan di area '30-day and 50-day moving', yang menunjukkan formasi sifat lateral di pasar.
Bollinger bands
Volatilitas rendah, tidak memberikan sinyal untuk memasuki pasar menggunakan indikator Bollinger Bands.
Gambaran indikator:
MA (moving average) 50 hari - kuningMA (moving average) 30 hari - hijauMACD: fast EMA 12, slow EMA 26, SMA 9Bollinger Bands 20