EURUSD: Data zona euro yang lemah akan menekan euro di sore hari

Di paruh pertama hari ini, beberapa laporan mengenai ekonomi ekonomi zona euro tidak memungkinkan pembeli aset-aset berisiko untuk melanjutkan pembelian euro dan meneruskan koreksi kenaikan. Laporan produksi industri mengecewakan para trader karena turun selama dua bulan berturut-turut.

Menurut Badan Statistik UE, produksi industri di zona euro turun 0,3% pada bulan Maret dibandingkan dengan Februari. Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018, produksi turun sebesar 0,6%. Data ini sepenuhnya sama dengan perkiraan para ekonom dan tidak banyak mempengaruhi euro.

Dampak negatif produksi dikarenakan oleh permintaan yang melemah untuk barang-barang dari zona euro di China, serta Inggris. Konflik perdagangan dengan Amerika Serikat juga berpengaruh terhadap zona euro, meski sejak pertengahan tahun lalu, otoritas zona euro masih mampu menghindari pajak baru. Namun, ini tidak terkait dengan tindakan dari para perwakilan UE, tetapi dengan para petinggi Gedung Putih yang mengerahkan seluruh energinya pada perang dagang dengan China.

Data yang dirilis hari ini pada indeks ekspektasi ekonomi di Jerman juga kemungkinan tidak mampu menyenangkan para investor karena nilainya yang jatuh drastis pada bulan Mei tahun ini, yang berhubungan langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang tertahan.

Menurut laporan, indeks ekspektasi ekonomi dari ZEW Institute turun ke -2,1 poin pada Mei dari angka positif 3,1 poin pada bulan April. Para ekonom sebelumnya memprediksi indeks akan naik ke 5,0 poin pada bulan Mei. Rata-rata jangka panjang indeks ini sebesar 22,1. ZEW mencatat meningkatnya konflik perdagangan antara AS dan China semakin memperburuk ketidakpastian terkait ekspor Jerman. Indeks kondisi terkini ZEW naik ke 8,2 poin pada bulan Mei.

Pada paruh pertama hari ini, sebuah laporan juga dirilis mengenai pinjaman para pemilik usaha kecil di AS, dimana pertumbuhan dilaporkan terjadi selama tiga bulan berturut-turut. Hal ini menunjukkan bahwa usaha kecil di AS berjalan cukup baik dan optimis untuk kondisi di masa depan, meskipun terdapat perang dagang.

Menurut laporan dari Federasi Nasional Usaha Mandiri, Indeks Optimisme Usaha Kecil AS sebesar 103,5 poin pada bulan April dari 101,8 poin pada bulan Maret. Pertumbuhan ini dikarenakan oleh penjualan yang kuat, serta membaiknya kondisi pinjaman.

Untuk gambaran teknikal pasangan EURUSD, kemungkinan besar tekanan pada euro akan berlanjut di sore hari. Bears akan mencoba untuk menembus ke bawah support 1,1220, yang hanya akan meningkatkan tekanan pada aset-aset berisiko dan menyebabkan penjualan EURUSD yang lebih besar ke area level-level rendah di 1,1180 dan 1,1140.