EUR/USD: rencana untuk sesi Eropa tanggal 17 Mei. Inflasi zona Euro dapat melemahkan posisi Euro.

Untuk membuka posisi beli (long positions) pada EURUSD, diperlukan:

Tekanan pada Euro berlanjut di tengah laporan zona Euro yang lemah. Sebaiknya kembali (return) untuk membeli EUR/USD setelah berkonsolidasi di atas resistance 1.1181, yang akan mengarah pada koreksi naik ke level 1.1205, tempat saya rekomendasikan untuk Take Profit. Jika Euro semakin menurun setelah laporan inflasi yang lemah di zona Euro, sebaiknya pertimbangkan posisi beli (long positions) hanya dari level support 1.1155, asalkan ada False Breakdown di sana, atau pilih Rebound dari support 1.1138.

Untuk membuka posisi jual (short positions) pada EURUSD, diperlukan:

Pembentukan False Breakdown di area resistance 1.1181 akan menjadi sinyal pertama untuk membuka posisi jual (short positions) dalam EUR/USD, yang akan menjaga pasangan berada dalam channel harga menurun dan mengembalikan penjual untuk menguji terendah minggu yang baru di area 1.1155 dan 1.1138, tempat rekomendasikan untuk take profit. Jika Euro naik di paruh pertama hari itu setelah laporan yang baik pada inflasi di zona Euro, sebaiknya buka posisi jual (short positions) untuk Rebound dari tertinggi 1.1205 dan 1.1237.

Sinyal Indikator:

Moving Averages

Trading dilakukan di bawah Moving Averages 30 dan 50, yang menunjukkan bahwa Euro akan cenderung menurun.

Bollinger bands

Volatilitas sangat rendah. Euro dapat didukung oleh batas bawah indikator area 1.1162, saat pertumbuhan akan dibatasi oleh batas atas indikator area 1.1195.

Gambaran indikator:

MA (moving average) 50 hari - kuningMA (moving average) 30 hari - hijauMACD: fast EMA 12, slow EMA 26, SMA 9Bollinger Bands 20