GBP/USD dan EUR/USD: Ekonomi Inggris kembali naik. Sementara itu, PDB Zona Euro yang lemah di awal tahun ini menciptakan masalah-masalah baru untuk ECB

Euro kembali ke level rendah 1.1020. Bahkan, area ini adalah level yang ditargetkan EUR/USD pada awal pekan ini. Sementara itu, laporan yang menunjukkan kenaikan tipis dalam PMI komposit menandakan bahwa ekonomi Zona Euro akan naik hanya 0,2% pada kuartal pertama 2020, dibandingkan dengan kuartal keempat tahun lalu. Pada waktu yang sama, sementara sektor manufaktur menunjukkan sinyal-sinyal pertama pemulihan, tidak ada pertumbuhan yang berarti dalam indeks sektor jasa untuk bulan Januari.

Indeks Prancis turun, sementara indeks Italia dan Jerman menunjukkan kenaikan tipis. Menurut data Markit, indeks manajer-manajer pembelian (PMI) untuk sektor jasa Italia naik ke 51,4 poin pada Januari tahun ini, jika dibandingkan dengan 51,1 poin pada bulan Desember. Para ekonom telah memprediksi bahwa indeks akan sebesar 50,1 poin.

Indeks yang sama untuk sektor jasa Prancis turun ke 51,0 poin pada bulan Januari, dibandingkan dengan 52,4 poin pada bulan Desember. Indeks sebelumnya diprediksi sebesar 51,7 poin.

Sementara itu, gejolak geopolitik terus berimbas negatif pada ekonomi Jerman. Ini disaksikan oleh data pada indeks manufaktur. Namun, meskipun Jerman sangat sensitif terhadap guncangan geopolitik dari segi produksi industri, bursa saham dan jasa adalah yang paling sedikit terkena imbas. Laporan hari ini dari Markit menunjukkan bahwa PMI untuk sektor jasa Jerman naik ke 54,2 poin pada Januari tahun ini, sementara pada Desember sebesar 52,9 poin. Hal ini sepenuhnya sama dengan perkiraan dari p ara ekonom.

Di Zona Euro, PMI untuk jasa turun ke 52,5 poin pada Januari, dibandingkan dengan 52,8 poin pada bulan Desember. PMI diperkirakan turun ke 52,2 poin. Sedangkan untuk indeks komposit, yang menilai baik sektor mnanufaktur dan jasa, indeks pulih ke 51,3 poin pada Januari, dibandingkan dengan angka 50,9 poin pada Desember dan perkiraan 50,9 poin.

Di pagi hari, tekanan yang lebih besar pada euro diberikan oleh laporan mengenai penurunan tajam penjualan ritel di kawasan Euro. Ini mencerminkan kewaspadaan konsumen di akhir tahun lalu dan awal tahun ini, yang berimbas negatif pada laju pertumbuhan ekonomi di Zone Euro. Menurut data, penjualan ritel pada Desember 2019 turun 1,6% dibandingkan dengan November, dimana angkanya direvisi ke 0,8%. Sementara itu, para ekonom telah memperkirakan penurunan penjualan hanya sebesar 0,7%. Namun, dibandingkan dengan periode yang sama pada 2018, penjualan naik 1,3%.

Sedangkan untuk gambaran teknikal pasangan EUR/USD, pembeli aset-aset berisiko menghadapi permasalahan lebih, karena trading telah pindah ke support di 1.1020. Jika bulls tidak menunjukkan dirinya dari level ini dalam waktu dekat, maka instrumen trading kemungkinan besar akan terdorong lebih rendah ke area level terendah di 1.0990. Namun, skenario yang menarik adalah pembeli mengembalikan aset-aset berisiko ke resistance 1.1050, yang akan menyebabkan koreksi kenaikan dari area ketinggian kemarin di 1.1065 ke level 1.1095.

GBP/USD

Pound Inggris berhasil memperkuat posisinya dan kembali ke area resistance di 1.3065. Pertumbuhan pound yang bagus ini didorong oleh laporan dari IHS Markit yang menunjukkan bahwa indeks komposit final, yang menilai sektor manufaktur dan jasa, naik ke level 53,3 poin pada Januari dibandingkan dengan 52,4 poin pada Desember tahun lalu. Level indeks di atas 50 menandakan kenaikan aktivitas dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Sedangkan untuk sektor jasa, yang mencakup lebih dari 70% PDB Inggris, PMI bulan Januari direvisi ke 53,9 poin, dari angka pendahuluan sebesar 52,9. Para ekonom sebelumnya memperkirakan indikator ini tetap sama dengan sebelumnya.

Data ini sekali lagi mengkonfirmasi kemajuan kecil pertumbuhan ekonomi Inggris setelah pemilihan umum di akhir tahun lalu. Penurunan tingkat ketidakpastian jelas menguntungkan para konsumen yang mendorong kenaikan pengeluaran dan menyebabkan kenaikan investasi perusahaan.

Sedangkan untuk gambaran teknikal GBP/USD, seluruh penekanan ditempatkan pada level 1.3065, dimana keseimbangan pasar berangsur kembali dan volatilitas kembali normal. Harga menembus level ini akan membuka jalur langsung menuju level tertinggi di 1.3105 dan 1.3165. Namun, saat menghitung gelombang pertumbuhan baru, kita harus ingat support di area 1.3020, yang jika ditembus akan dengan cepatmembatalkan rencana bulls, sehingga mendorong GB{/USD ke level rendah di 1.2980 dan 1.2940.