timeframe 4 jam
Rincian teknikal:
Channel regresi linear atas: arah - mendatar.
Channel regresi linear bawah: arah - naik.
Moving average (20; diperlancar) - menurun.
CCI: -189.2552
Hari penuh bencana lainnya bagi mata uang Eropa telah berakhir. Jika pound (kali ini!) menunjukkan setidaknya beberapa tanda awal pergerakan korektif pada 19 Maret, maka mata uang euro, setelah jeda singkat, kembali jatuh. "Tindakan kejam" Bank Sentral Eropa, yang mengumumkan "Program Pembelian Darurat Pandemi" baru senilai 750 miliar pada akhir 2020 dan fakta bahwa pasar saham AS terus runtuh tidak membantu. Para trader masih tetap membeli dolar AS, terus menganggapnya mata uang paling aman pada saat krisis. Dan tidak ada yang meragukan bahwa krisis selanjutnya telah tiba. Kini, yang menjadi hal utama adalah mencari tahu kapan ini akan berakhir dan kapan ekonomi akan mulai pulih. Namun, menurut pendapat umum para ahli kesehatan dan ekonomi, masih terlalu dini untuk membahas hal ini. Sementara pendemi terhenti di China, pandemi terus menyebar di Eropa dan Amerika Serikat.
Menurut data terbaru, jumlah orang yang terinfeksi virus COVID-2019 di seluruh dunia telah mencapai 228.000 orang. Patut dicatat bahwa pertumbuhan orang yang terinfeksi telah terhenti bukan hanya di China, namun juga di Italia. Namun, jika China telah mengumumkan kemenangna lokal atas virus tersebut, masih terlalu dini untuk menyimpulkan hal yang sama dengan Italia. Pemerintah Italia akan memperpanjang karantina ketat dan yakin bahwa bahkan saat puncak pandemi diatasi, tidak mungkin untuk segera kembali ke kehidupan normal. "Tindakan pemerintah, termasuk penangguhan aktivitas komersial dan penutupan sekolah, akan diperpanjang selama yang diperlukan," Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, mengatakan. "Pembatasan ini membantu menahan penyebaran virus corona, Italia berhasil menghindari runtuhnya sistem," Perdana Menteri tersebut mengatakan. Sehubungan dengan negara-negara lainnya, di Spanyol, jumlah orang yang terinfeksi mencapai 17.000, di Jerman - 14.000, di Perancis - 9.000.
Pasar minyak kini sangat penting bagi seluruh dunia. Karena pasar minyak tidak kalah menjadi sumber kepanikan dibanding pasar saham dan mata uang. Ingat bahwa minyak dari semua merek jatuh ke level terendah dalam 20 tahun terakhr pada hari Rabu. Pada lelang hari Kamis, harga "emas hitam" berhasil sedikit pulih, namun ini tidak cukup untuk membahas mengenai krisis yang teratasi. Jelas bahwa pasar minyak runtuh karena jatuhnya permintaan terhadap minyak akibat "virus corona", serta gagalnya negosiasi untuk menstabilkan harga minyak antara negara-negara OPEC (khususnya Arab Saudi) dan Rusia. Pada hari Kamis, harga minyak mentah Brent dan WTI naik masing-masing ke $25,9 dan $23.
Jika pasar minyak menunjukkan tanda-tanda pemulihan, pasar saham AS terus runtuh. Semua ekonom ternama tidak meragukan bahwa dunia berada di ujung krisis baru, dan resesi telah dimulai. Pada pembukaan trading hari Kamis, indeks utama S&P 500 dan Dow Jones Industrials kembali jatuh. Yang pertama sebesar 0,35%, dan yang kedua 0,19%. Ini adalah penurunan kecil dibanding dengan pelemahan yang telah dialami pasar saham. Namun, lelang pada 19 Maret belum selesai. Sekarang, kedua indeks telah kehilangan lebih dari 2%. Pada saat yang sama, Senat AS terus mempertimbangkan saran Donald Trump dan Menteri Keuangan, Steven Mnuchin, untuk mengalokasikan $1 triliun guna mendukung perekonomian. Jumlah ini akan membantu maskapai penerbangan, rumah tangga, dan warga negara biasa. Pada saat yang sama, jika dalam kasus bisnis, kami membahas utang murah, kemudian dalam kasus warga negara biasa, kemungkinan besar, kebijakan "helicopter money" akan diterapkan, yang telah terbukti sangat bagus selama krisis 2008. Sekitar $1.000 akan dialokasikan bagi setiap warga negara AS, namun jumlah yang lebih pasti akan bergantung pada pendapatan dan ukuran keluarga.
Laporan hari ini yang menarik perhatian mengenai jumlah pengajuan tunjangan pengangguran di AS untuk pekan 13 Maret. Jika sebelumnya laporan hampir tidak pernah menarik perhatian, kini jumlah nyata pengajuan hampir 281.000, dengan prakiraan ahli sebanyak 220.000 dan angka sebelumnya sebesar 214.000. Dampak "virus coorna" pada bisnis (penurunan jumlah lapangan kerja) dan pegawai (kenaikan jumlah pengangguran) juga di depan mata.
Donald Trump, yang tampil hampir setiap hari, dan komentarnya mengenai epidemi COVID-19 yang menyebabkan resonansi besar di antara para ekonom dan dokter, kembali menulis postingan "dukungan" di Twitter. "Kita akan menang - lebih mungkin segera daripada nanti," Trump mengatakan. Namun, Presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, mengatakan bahwa perjuangan melawan "virus corona" dapat menggerus pertumbuhan ekonomi Uni Eropa sebesar 5%. Menurut perkiraan ECB, UE berisiko kehilangan 2% hingga 10%. Semuanya kini akan bergantung pada berapa lama pembatasan (karantina) akan berlaku. ECB yakin bahwa di hampir semua negara, karantina akan diperpanjang hingga tiga bulan. Dalam skenario inilah ekonomi Eropa berisiko kehilangan sekitar 5%. ECB juga memutuskan untuk mengalokasikan sekitar 37 miliar euro kepada negara-negara persekutuan untuk memerangi dampak dari pandemi ini. Diperkirakan bahwa dana ini akan membantu mengatasi kurangnya likuidasi serta memperkuat sektor medis.
Pada hari Jumat, 20 Maret, baik Uni Eropa maupun Amerika Serikat tidak dijadwalkan merilis data ekonomi makro penting. Namun, seperti yang berulang kali kami katakan, data-data tersebut kini tidak diperlukan oleh para pelaku pasar. Para trader konservatif hanya dapat menunggu keruntuhan harian ini berlalu untuk melanjutkan trading yang logis dan masuk akal. Dari sudut pandang teknikal, pergerakan turun berlanjut, seperti yang dibuktikan oleh indikator tercepat, "Heiken Ashi" dan channel regresi linear senior yang lebih lambat. Indikator CCI berada di zona jenuh jual, namun tidak berdampak pada trading saat ini. Ketika pasar dalam kepanikan, opsi terbaik adalah menjauh dari pasar. Atau lakukan trading dengan ketat mengikuti tren.
Volatilitas rata-rata pasangan mata uang euro/dolar tetap di nilai rekor dan terus tumbuh setiap harinya. Saat ini, nilai rata-rata selama 5 hari terakhir adalah 225 poin, dan hari trading sebelumnya ternyata mencatat rekor absolut - 326 poin. Pasar terus dalam keadaan gelisah. Kini tidak ada logika dalam pergerakan, pasar runtuh setiap harinya. Dengan demikian, pada hari Jumat, kami kembali memperkirakan penurunan volatilitas dan pergerakan dalam channel, yang terbatas pada level 1.0465 dan 1.0915.
Level support terdekat:
S1 - 1.0620
S2 - 1.0498
Level resistance terdekat:
R1 - 1.0742
R2 - 1.0864
R3 - 1.0986
Rekomendasi trading:
Pasangan euro/dolar melanjutkan gerakan menurunnya yang kuat. Dengan demikian, para trader masih disarankan untuk menjual euro dengan target di titik 1.0620 dan 1.0498 sebelum indikator Heiken Ashi berbelok naik, yang akan menandakan awal koreksi naik. Pembelian pasangan EUR/USD akan dimungkinkan setelah penetapan harga di atas garis pergerakan rata-rata dengan target pertama level Murray "4/8"-1.1230. Ketika membuka posisi apapun, disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan, karena kepanikan kini menguasai pasar.
Penjelasan ilustrasi:
Channel regresi linear tertinggi ditunjukkan garis searah warna biru.
Channel regresi linear terendah ditunjukkan garis searah warna ungu.
CCI - garis biru di jendela indikator.
Moving average (20; diperlancar) - garis biru di grafik harga.
Level Murray - garis horizontal multi warna.
Heiken Ashi adalah indikator yang mewarnai batang dengan warna biru atau ungu.
Kemungkinan jenis pergerakan harga:
Panah merah dan hijau.