EUR/USD: Ekonomi AS akan tumbuh pada kuartal ketiga, menurut Trump. Permintaan dolar naik. Kebijakan Jerman paling efektif dari semua negara zona euro.

Resesi terus menelan ekonomi negara-negara maju meskipun pemerintah telah mengerahkan bantuan. Banyak industri mencoba menemukan cara untuk melanjutkan pekerjaan. Kemarin, perusahaan mobil besar AS seperti General Motors, Ford Motor dan Fiat Chrysler mengumumkan rencana mereka untuk melanjutkan kerja pada 18 Mei, meski hanya sebagian.

Texas menjadwalkan pengangkatan kebijakan karantina pada 30 April, sebagaimana diumumkan oleh Gubernur negara bagian Greg Abbot kemarin. Menurut Abbot, Texas akan mempraktekkan seluruh standar keamanan yang diperlukan untuk mencegah wabah ulang virus corona, yang sekarang semakin mereda. Toko dan pusat-pusat perbelanjaan akan kembali dibuka pada 1 Mei, namun restoran dan bioskop diperbolehkan hanya menerima tidak lebih dari 35% jumlah konsumen. Salon rambut, salon kecantikan dan tempat olahraga, sebaliknya, akan tetap ditutup.

Hasil dari keputusan ini tetap tidak pasti. Ahli epidemiologi telah berulang kali memperingatkan bahwa penghapusan kebijakan karantina yang tergesa-gesa dapat meningkatkan kemungkinan wabah ulang dan dapat menyebabkan intensitas yang lebih kuat dari sebelumnya, namun ada juga yang percaya bahwa gelombang kedua COVID-19 akan lebih ringan.

Sementara itu, Oxford Economics merilis sebuah laporan yang menyatakan bahwa Jerman mengambil keputusan fiskal yang paling efektif di antara semua negara-negara zona euro. Menurut studi, Jerman mengambil keputusna yang tepat untuk mengurangi jumlah jam kerja dan menyetujui paket bantuan berskala besar untuk memfasilitasi pemulihan, yang memungkinkan negara tersebut dapat mengatasi pandemi sendiri. Negara-negara lainnya seperti Italia dan Spanyol, mengambil kebijakan terburuk dan perlu bantuan dari UE.

Trump mengklaim bahwa kebijakan yang diambil untuk mendorong ekonomi AS belum pernah dilakukan sebelumnya. Dalam pidatonya kemarin, Trump mengatakan bahwa akan ada pertumbuhan ekonomi yang pesat di semester kedua 2020, kuartal ketiga akan menjadi fenomenal. Selain itu, Trump mengharapkan 2021 akan menjadi salah satu tahun terbaik. Namun, perkiraan dari Congressional Budget Office menandakan penurunan ekonomi sekitar 5,6% pada 2020, dimana pengangguran tidak akan turun di bawah 10% hingga akhir 2021.

Donald Trump juga menyebutkan situasi yang membaik di AS sehubungan dengan pandemi, namun tidak mengungkapkan jumlah total kasus terkonfirmasi, yang hampir mencapai 1 juta (lebih dari 950.000), dan jumlah kematian (55.000). Trump merupakan yang pertama berbicara mengenai pengangkatan bertahap kebijakan karantina untuk membuka ekonomi, karena semakin lama ekonomi membeku, semakin sulit ekonomi untuk keluar dari kebekuan.

Laporan kemarin pada aktivitas manufaktur Fed-Dallas mengonfirmasi hal ini. Menurut data, indeks produksi Fed-Dallas turun dari -35.3 poin pada bulan Maret ke -55.3 poin pada bulan April 2020. Selain itu, pesanan baru juga turun ke -67 poin, sementara pesanan turun ke -62,2 poin.

Sedangkan untuk gambaran teknikal pasangan EUR/USD, rally terbaru aset-aset berisiko telah berakhir. Harapan untuk momentum bullish adalah di support 1.0810, dimana jika pembeli dapat mempertahankannya, harga akan naik ke resistance 1.0860, dan jika ditembus akan mengarahkan bulls ke level tinggi 1.0890 dan 1.0940. Namun, jika permintaan menurun, tembusan 1.0810 akan menyebabkan sell-off yang lebih besar dari aset-aset berisiko dan menguji level rendah di 1.0785 dan 1.0730.