Analisis transaksi EUR/USD
Euro bergerak turun 35 pip kemarin di tengah statistik ekonomi yang lemah. Laporan terbaru mengatakan CPI final Jerman naik hanya 0,1% pada bulan Oktober dan turun 0,2% tahun ke tahun. Produksi industri di kawasan euro juga turun 0,4% pada bulan September, setelah tumbuh 0,6% pada Agustus tahun ini. Ini terbukti menjadi insentif yang cukup untuk bears mendominasi pasar, dengan demikian short position naik di level 1.1761. Yang mengejutkan, long position juga muncul di level 1.1790, seperti mengembalikan kekalahan.
Rekomendasi trading untuk 13 November
Sejumlah laporan ekonomi untuk ekonomi zona euro dirilis hari ini, salah satunya adalah data mengenai PDB UE. Jika angkanya ternyata lebih lemah dari ekspektasi, tekanan pada mata uang Eropa akan kembali. Sebagai tambahan, akan ada laporan mengenai sentimen konsumen AS dan ekspektasi inflasi, yang dapat memperkuat posisi dolar AS. Tampaknya sekarang segalanya melawan euro dan hanya statistik yang bagus yang akan memungkinkan euro untuk tumbuh.
Analisis transaksi GBP/USD
Tekanan pada pound kembali setelah perilis laporan ekonomi untuk Inggris. Penilaian terbaru menandakan bahwa PDB Inggris tumbuh sebanyak 15,5% pada kuartal ketiga, dibandingkan dengan kuartal kedua 2020. Tapi dibandingkan dengan data tahun lalu, ekonomi menyusut 9,6%.
Karena angka ini tidak cukup untuk bulls pound (karena mereka mengandalkan pemulihan ekonomi yang lebih besar), pasangan GBP/USD turun 35 pip kemarin, berkat short position yang ditetapkan di level 1.3197. Setelahnya, harga kembali turun sekitar 45 pip dan mencapai level target 1.3153.
Rekomendasi trading untuk 13 November
Pergerakan pound akan bergantung pada laporan AS hari ini, khususnya, terkait data positif pada sentimen konsumen dan ekspektasi inflasi. Performa yang kuat akan memicu rally USD lainnya di pasar.