Analisis dan tips trading untuk GBP/USD pada 25 Januari

Analisis dari transaksi pada pasangan GBP / USD

Meskipun potensi penurunan dibatasi karena garis MACD berada di area oversold, GBP/USD masih turun dari 1,3530 dan mencapai 1,3490. Hal tersebut mendorong sinyal untuk membeli pada pasar, namun tidak ada pergerakan naik meskipun terdapat oversold kuat dari indikator dan pasar secara keseluruhan.

Aktivitas bisnis yang lemah pada sektor manufaktur dan jasa dari Inggris meningkatkan kekhawatiran dari kenaikan suku bunga awal oleh Bank of England. Sikap agresif tersebut bisa melukai perekonomian, sehingga permintaan untuk pound turun. Di siang hari, GBP/USD terus turun meskipun terdapat data yang sama mengecewakannya dari AS.

Hari ini, Inggris akan merilis laporan terkait pesanan industri, namun tidak mungkin akan mempengaruhi arah pasar. Sementara itu, di siang hari, AS akan merilis data terkait aktivitas manufaktur dan harga perumahan, diikuti dengan laporan terkait keyakinan konsumen, yang lebih penting karena akan mengakibatkan penurunan pada permintaan dolar. Pasar akan waspada karena akan segera terdapat rapat Fed lainnya, jadi jangan banyak mengharapkan aktivitas, khususnya dalam aset berisiko. Sebaiknya bertaruh pada dolar dibandingkan pound

Untuk posisi beli:

Beli pound ketika kuotasi mencapai 1,3495 (garis hijau pada grafik) dan take profit pada harga 1,3549 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Pasangan akan semakin naik jika bulls berhasil membawa pasangan diatas 1,3495.

Sebelum mebeli, pastikan bahwa garis MACD diatas nol, atau mulai naik. Juga memungkinkan untuk membeli di 1,3466, namun, garis MACD harus dalam area oversold karena hanya dengan itu pasar berbalik ke 1,3495 dan 1,3549.

Untuk posisi jual:

Jual pound ketika kuotasi mencapai 1,3466 (garis merah pada grafik) dan take profit pada harga dari 11,3414. Pasar akan tetap bearish menjelang rapat Fed Rabu ini.

Sebelum menjual, pastikan bahwa garis MACD dibawah nol, atau mulai bergerak turun darinya. Pound juga bisa terjual di 1,3495, namun garis MACD seharusnya dalam area overbought, karena hanya itu pasar berbalik ke 1,3466 dan 1,3414.

Apa yang ada pada grafik

Garis tipis hijau adalah level utama dimana anda bisa menempatkan posisi beli pada pasangan GBPUSD.

Garis hijau tebal adalah target harga, karena kuotasi tidak mungkin akan bergerak diatas level ini.

Garis tipis merah adalah level dimana anda bisa menempatkank posisi jual pada pasangan GBP/USD.

Garis tebal merah adalah target harga, karena kuotasi tidak mungkin bergerak dibawah level ini.

Garis MACD - ketika memasuki pasar, penting untuk dipandu oleh zona overbought dan oversold.

Penting: Trader pemula perlu berhati-hati ketika membuat keputusan ketika memasuki pasar. Sebelium rilis laporan penting, yang terbaik adalah menjau dari pasar untuk menghindari tertangkap pada fluktuasi suku bunga tajam. Jika anda memutuskan trading selama rilis berita, maka selalu tempatkan stop order untuk meminimalisir kerugian. Tanpa menempatkan stop order, anda bisa degera kehilangan deposit keseluruhan, khususnya jika anda tidak menggunakan manajemen keuangan dan trading pada volume besar.

Dan ingat bahwa untuk trading sukses, anda perlu memiliki rencana trading yang jelas. Keputusan trading spontan berdasarkan pada situasi pasar saat ini secara inheren kehilangan strategi untuk trader intraday.