Analisis dan kiat trading GBP/USD pada 14 Desember

Analisis transaksi dalam pasangan GBP/USD

Pengujian level 1.2286 terjadi saat garis MACD jauh dari level nol, yang membatasi potensi kenaikan pasangan ini. Beberapa saat kemudian, pengujian selanjutnya terbentuk, namun kali ini garis MACD di area overbought, sehingga pound turun sebanyak lebih dari 40 pip. Namun, pengujian level ini yang ketiga mengimbangi gerakan turun karena terjadi saat garis MACD baru saja mulai naik ke atas nol, yang menjadi alasan bagus untuk melakukan pembelian. Ini menyebabkan kenaikan harga sebanyak lebih dari 20 pip.

Perlambatan indeks harga konsumen AS menyebabkan kenaikan tajam pound. Namun, hari ini situasinya bisa berubah karena laporan indeks harga konsumen Inggris dan indeks harga perumahan dijadwalkan rilis pagi hari. Penurunan harga akan memicu pelemahan pound karena akan memungkinkan Bank of England melonggarkan kebijakan moneter yang agresif. Pada sore hari, AS akan merilis beberapa statistik, disusul pengumuman keputusan suku bunga Fed. Prospek ekonomi bank sentral juga akan berperan penting karena Ketua Fed, Jerome Powell, kemungkinan akan membahas rencana tahun depan, yang menjadi petunjuk bagaimana Fed akan melanjutkan perlambatan kenaikan harga. Retorika dovish bisa kembali menyebabkan kenaikan pound dan penurunan dolar.

Untuk posisi long:

Beli pound saat kuotasi mencapai 1.2385 (garis hijau di chart) dan take profit di harga 1.2445 (garis hijau yang lebih tebal di chart). Pertumbuhan bisa kembali dimulai sesuai dengan tren yang baru terbentuk. Namun ingat, saat melakukan pembelian, garis MACD harus di atas nol atau mulai naik dari sana. Pound juga bisa dibeli di level 1.2351, namun garis MACD harus di area oversold karena hanya itu yang akan membalikkan pasar ke level 1.2385 dan 1.2445.

Untuk posisi short:

Jual pound saat kuotasi mencapai 1.2351 (garis merah di chart) dan take profit di harga 1.2293. Tekanan akan kembali jika Fed mengeluarkan pernyataan hawkish terkait kebijakan moneter. Namun ingat, saat melakukan penjualan, garis MACD harus di bawaj nol atau mulai bergerak turun ke bawahnya. Pound juga bisa dijual di 1.2385, namun, garis MACD harus di area overbought karena hanya itu yang akan membalikkan pasar ke level 1.2351 dan 1.2293.

Apa yang ada di chart:

Garis tipis hijau adalah level penting di mana Anda dapat menempatkan posisi long dalam pasangan GBP/USD.

Garis tebal hijau adalah harga target, karena harga tidak mungkin bergerak ke atas level ini.

Garis tipis merah adalah level di mana Anda dapat menempatkan posisi short dalam pasangan GBP/USD.

Garis tebal merah adalah harga target, karena harga tidak mungkin bergerak ke bawah level ini.

Garis MACD - saat memasuki pasar, zona jenuh beli dan jenuh jual menjadi panduan penting.

Catatan: Trader pemula perlu sangat berhati-hati saat membuat keputusan untuk memasuki pasar. Sebelum rilis laporan-laporan penting, lebih baik menjauh dari pasar guna menghindari perangkap fluktuasi tajam dalam kurs. Jika Anda memutuskan untuk melakukan trading selama rilis berita, maka selalu tempatkan stop order guna meminimalisir kerugian. Tanpa penempatan stop order, Anda dapat kehilangan seluruh deposit Anda dengan cepat, terutama jika Anda tidak menerapkan pengelolaan uang dan melakukan trading dalam volume besar.

Dan ingat, agar trading Anda sukses, rencana trading harus jelas. Keputusan trading yang spontan berdasarkan situasi pasar terkini merupakan cara termudah untuk kehilangan uang bagi trader intraday.