Analisis transaksi dalam pasangan GBP/USD
Pengujian level 1.2385 terjadi saat garis MACD jauh dari level nol, yang membatasi potensi kenaikan pasangan ini. Beberapa saat kemudian, pengujian selanjutnya terbentuk, namun kali ini garis MACD baru saja mulai bergerak ke atas nol, yang menjadi alasan bagus untuk melakukan pembelian. Ini menyebabkan kenaikan harga sebanyak lebih dari 60 pip. Tidak ada sinyal lain yang terbentuk sepanjang hari ini.
Perlambatan indeks harga konsumen Inggris menekan pound untuk sementara, yang membatasi kenaikan GBP/USD kemarin pagi. Kemudian, Fed mengejutkan pasar dengan keputusan kebijakannya, sehingga tekanan tetap ada selama sesi AS, yang mencegah pelaku pasar mencapai level tertinggi baru bulan Desember. Kini banyak yang mengantisipasi apakah Bank of England akan mengikuti keputusan hawkish ini, atau mengisyaratkan sikap yang lebih lunak di masa mendatang. Skenario kedua pasti akan semakin menekan pound.
Sore ini juga ada rilis laporan penjualan ritel, pengangguran mingguan, dan produksi industri di AS. Laporan penjualan ritel kemungkinan akan menjadi penentu utama arah pasar sepanjang minggu ini. Kenaikan penjualan akan mendorong naik dolar, yang menyebabkan EUR/USD terus turun.
Untuk posisi long:
Beli pound saat kuotasi mencapai 1.2421 (garis hijau di chart) dan take profit di harga 1.2490 (garis hijau yang lebih tebal di chart). Pertumbuhan akan terbentuk hanya jika kebijakan moneter Bank of England tetap hawkish. Namun ingat, saat melakukan pembelian, garis MACD harus di atas nol atau mulai naik dari sana. Pound juga bisa dibeli di 1.2374, namun garis MACD harus di area oversold, karena hanya itu yang bisa membalikkan pasar ke level 1.2421 dan 1.2490.
Untuk posisi short:
Jual pound saat kuotasi mencapai 1.2374 (garis merah di chart) dan take profit di harga 1.2293. Tekanan akan kembali jika Bank of England memberikan pernyataan dovish terkait kebijakan moneter. Namun ingat, saat melakukan penjualan, garis MACD harus di bawah nol atau mulai bergerak turun dari sana. Pound juga bisa dijual di 1.2421, namun, garis MACD harus di area overbought, karena hanya itu yang akan membalikkan pasar ke level 1.2374 dan 1.2293.
Apa yang ada di chart:
Garis tipis hijau adalah level penting di mana Anda dapat menempatkan posisi long dalam pasangan GBP/USD.
Garis tebal hijau adalah harga target, karena harga tidak mungkin bergerak ke atas level ini.
Garis tipis merah adalah level di mana Anda dapat menempatkan posisi short dalam pasangan GBP/USD.
Garis tebal merah adalah harga target, karena harga tidak mungkin bergerak ke bawah level ini.
Garis MACD - saat memasuki pasar, zona jenuh beli dan jenuh jual menjadi panduan penting.
Catatan: Trader pemula perlu sangat berhati-hati saat membuat keputusan untuk memasuki pasar. Sebelum rilis laporan-laporan penting, lebih baik menjauh dari pasar guna menghindari perangkap fluktuasi tajam dalam kurs. Jika Anda memutuskan untuk melakukan trading selama rilis berita, maka selalu tempatkan stop order guna meminimalisir kerugian. Tanpa penempatan stop order, Anda dapat kehilangan seluruh deposit Anda dengan cepat, terutama jika Anda tidak menerapkan pengelolaan uang dan melakukan trading dalam volume besar.
Dan ingat, agar trading Anda sukses, rencana trading harus jelas. Keputusan trading yang spontan berdasarkan situasi pasar terkini merupakan cara termudah untuk kehilangan uang bagi trader intraday.