ECB telah memperingatkan bahwa kenaikan suku bunga agresif jauh dari berakhir, menunjukkan bahwa suku bunga untuk zona euro akan tetap naik sebagaimana resesi dimulai. Pernyataan ini cukup mencolok karena meskipun setiap kenaikan dalam biaya pinjaman membantu menahan inflasi, terdapat risiko kerusakan parah terhadap perekonomian.
Dan saat ini inflasi dalam double digit dan pejabat memprediksi hal ini akan tetap diatas target 2% dalam beberapa tahun mendatang, rapat minggu ini menetapkan suasana untuk pengetatan lebih jauh dari kebijakan moneter.
Tidak mengherankan, EUR/USD naik 1.200 pips setelah konferensi pers ECB.
Meskipun tingkat yang menyertai kenaikan lebih lambat dari yang sebelumnya, Presiden ECB Christine Lagarde bersikeras bahwa masih terdapat beberapa pergerakan setengah poin di depan. Hal ini meskipun terdapat perlambatan ekonomi yang kemungkinan telah terjadi.
Pejabat saat ini memperkirakan kenaikan 0,5% dalam PDB tahun depan, menyusul penurunan dalam triwulan terkini dan yang selanjutnya dalam tiga bulan mendatang. Hal ini bisa pulih, namun tidak akan melampaui 2%.
Meskipun demikian, ECB tidak membiarkan prospek lemah untuk mencegah dirinya mencapai stabilitas harga.
ECB berencana akan meningkatkan suku bunga 75 basis poin lainnya, namun akan ada ketidaksepakatan diantara para pejabat di tahun mendatang, yang akan membuat tugas mencapai konsensus dalam Dewan Pemerintahan lebih sulit.