Gambaran umum perdagangan hari Jumat dan kiat trading GBP/USD
PMI Inggris mendukung pound sterling. Jadi, pada hari Jumat GBP/USD tetap dalam kisaran perdagangan. Hal ini memungkinkan trader untuk memperhitungkan koreksi naik yang lebih besar hari ini. Sayangnya, pada hari Senin kalender ekonomi tidak memuat data ekonomi makro. Jangan kaget jika pasangan mata uang ini diperdagangkan sideways. Pesanan industri Inggris dari CBI dijadwalkan rilis hari ini. Data ini hampir tidak akan memicu kenaikan volatilitas. Tidak ada rilis data ekonomi di AS pada paruh kedua hari ini. Jadi, jika upaya GBP/USD tumbuh ke atas 1.2189 gagal, bull kemungkinan besar akan menyerah dan mengambil pendekatan wait and see.
Sinyal beli
Skenario 1. Hari ini kita bisa membeli pound sterling setelah GBP/USD mencapai titik entri pasar di 1.2189 yang digambarkan dengan garis hijau di chart dengan target di 1.2246 dengan garis tebal hijau. Saya akan menyarankan keluar dari posisi long di sekitar level 1.2246 dan membuka posisi jual ke arah sebaliknya, dengan mempertimbangkan gerakan ke arah sebaliknya sebanyak 30-35 pip. Kita bisa perkirakan pound sterling tumbuh jika ada aktivitas pembeli pada paruh pertama hari. Yang terpenting, sebelum masuk ke posisi long pada GBP/USD, pastikan indikator MACD di atas level nol dan akan mulai bergerak naik dari sana.
Skenario 2. Kita juga bisa membeli GBP/USD setelah harga mencapai 1.2131. Saat itu, MACD seharusnya sudah memasuki zona oversold, yang akan membatasi potensi penurunan pasangan ini dan akan menyebabkan pembalikkan arah. Para trader bisa memperkirakan harga tumbuh ke arah sebaliknya di 1.2189 dan 1.2246.
Sinyal jual
Skenario 1. Hari ini kita bisa menjual sterling hanya setelah harga memperbarui level 1.2131 yang digambarkan dengan garis merah di chart. Ini akan mendorong harga turun dengan cepat. Level penting bagi para penjual di 1.2083, di mana saya sarankan untuk meninggalkan posisi jual dan langsung membuka posisi long di arah sebaliknya, dengan mempertimbangkan gerakan ke arah sebaliknya sebanyak 20-25 pip. Jika GBP/USD gagal menetap di level tertinggi intraday, pound sterling akan kembali dalam tekanan. Yang terpenting, pastikan MACD di bawah level nol dan akan mulai bergerak turun dari sana.
Skenario 2. Posisi jual juga dimungkinkan hari ini setelah harga mencapai 1.2189, namun saat itu, MACD harus di area overbough, yang akan membatasi pertumbuhan harga dan akan menyebabkan pergerakan ke arah sebaliknya. Pasangan ini diperkirakan tergelincir ke arah sebaliknya di 1.2131 dan 1.2083.
Apa yang ada di chart
Garis tipis hijau adalah level penting di mana Anda dapat menempatkan posisi long dalam pasangan GBP/USD.
Garis tebal hijau adalah harga target, karena harga tidak mungkin bergerak ke atas level ini.
Garis tipis merah adalah level di mana Anda dapat menempatkan posisi short dalam pasangan GBP/USD.
Garis tebal merah adalah harga target, karena harga tidak mungkin bergerak ke bawah level ini.
Garis MACD - saat memasuki pasar, zona jenuh beli dan jenuh jual menjadi panduan penting.
Catatan: Trader pemula perlu sangat berhati-hati saat membuat keputusan untuk memasuki pasar. Sebelum rilis laporan-laporan penting, lebih baik menjauh dari pasar guna menghindari perangkap fluktuasi tajam dalam kurs. Jika Anda memutuskan untuk melakukan trading selama rilis berita, maka selalu tempatkan stop order guna meminimalisir kerugian. Tanpa penempatan stop order, Anda dapat kehilangan seluruh deposit Anda dengan cepat, terutama jika Anda tidak menerapkan pengelolaan uang dan melakukan trading dalam volume besar.
Dan ingat, agar trading Anda sukses, rencana trading harus jelas. Keputusan trading yang spontan berdasarkan situasi pasar terkini merupakan cara termudah untuk kehilangan uang bagi trader intraday.