Analisis dan tips trading untuk EUR/USD pada 19 April

Analisis transaksi dan tips untuk trading EUR/USD

Euro menguji 1,0956 ketika garis MACD berada jauh dari nol, membatasi potensi kenaikan pasangan ini. Sementara itu, penjualan ketika harga rebound dari 1,0982 menghasilkan profit sebesar 30 pip.

Pembeli mengabaikan statistik yang lemah dari Jerman dan zona euro meskipun mereka menunjukkan penurunan dalam lingkungan bisnis. Data mengenai pasar real estate AS juga membawa EUR/USD ke posisi yang dicapainya kemarin.

Selanjutnya adalah laporan inflasi kunci, yaitu indeks harga konsumen dan indeks harga inti zona euro. Laporan-laporan ini akan menjadi penting untuk arah pergerakan EUR/USD selanjutnya, dimana pertumbuhan akan memicu pembelian euro, karena ini akan memberikan tekanan yang lebih besar pada ECB untuk melanjutkan kenaikan suku bunga. Pidato dari anggota Dewan Eksekutif ECB Philip Lane dan Isabel Schnabel juga akan membantu memahami apa yang sedang dipikirkan para pengambil kebijakan. Pada siang hari, Beige Book Fed dijadwalkan rilis, tapi tidak akan berdampak besar pada pasar.

Untuk long positions:

Beli euro ketika level 1,0971 (garis hijau pada chart) dicapai dan kemudian take profit di harga 1,1007. Pertumbuhan akan terlihat jika inflasi di zona euro menunjukkan kenaikan lagi. Namun, sebelum membeli, trader perlu memastikan bahwa garis MACD berada di atas nol atau mulai naik dari sana. Euro juga dapat dibeli di 1,0938, tapi garis MACD perlu berada dalam area oversold karena hanya dengan itu pasar akan berbalik ke 1,0971 dan 1,1007.

Untuk short positions:

Jual euro ketika level 1,0938 (garis merah pada chart) dicapai dan kemudian take profit di harga 1,0906. Tekanan mungkin kembali jika inflasi turun lebih dari yang diharapkan. Namun, pastikan bahwa sebelum menjual, garis MACD berada di bawah nol atau mulai bergerak turun dari sana. Euro juga dapat dijual di 1,0971, tapi garis MACD harus berada dalam area overbought karena hanya dengan itu pasar akan berbalik ke 1,0938 dan 1,0906.

Pada chart:

Garis hijau tipis menandakan titik entri dimana anda dapat membeli EURUSD.

Garis hijau tebal adalah harga estimasi dimana anda sebaiknya memasang order take profit atau mengunci profit secara manual karena kuotasi tidak mungkin bergerak di atas level ini.

Garis merah tipis menandakan titik entri dimana anda dapat menjual EURUSD.

Garis merah tebal adalah harga estimasi dimana anda sebaiknya memasang order take profit atau mengunci profit secara manual karena kuotasi tidak mungkin turun di bawah level ini.

MACD. Ketika memasuki pasar, penting untuk memperhatikan zona overbought dan oversold.

Ingat! Trader forex pemula perlu sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan untuk memasuki pasar. Sebelum perilisan laporan penting, lebih baik menjauhi pasar agar tidak terjebak dalam fluktuasi tajam kurs mata uang. Jika anda memutuskan untuk trading selama perilisan berita, maka selalu tempatkan stop order untuk meminimalisir kerugian. Tanpa menempatkan stop order, anda dapat dengan cepat kehilangan deposit anda, khususnya jika anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume yang besar.

Ingat bahwa untuk trading yang sukses, anda perlu memiliki rencana trading yang jelas. Mengambil keputusan trading yang spontan berdasarkan situasi pasar sama saja dengan strategi untuk kalah bagi trader intraday.