Emas diperdagangkan di sekitar $4.317 setelah melakukan rebound kuat dari level terendah $4.218, yang bertepatan dengan celah antara harga penutupan minggu lalu dan harga pembukaan minggu ini.
Penurunan tajam emas ini disebabkan oleh keputusan kebijakan The Fed yang bernada hawkish, yang menekan harga emas dan membuatnya jatuh dari level tertinggi harian $4.381 ke $4.218.
Emas diperkirakan akan melanjutkan tren turunnya dalam beberapa jam ke depan, namun kita perlu berhati-hati, karena harga masih bisa melanjutkan kenaikan hingga mencapai $4.350—di mana R1 harian berada—dan area ini dapat menjadi peluang untuk membuka posisi jual.
Di sisi lain, jika kita memantau harga emas dan harganya terkonsolidasi di bawah $4.320—di mana 21 SMA berada—hal ini dapat dianggap sebagai peluang untuk membuka posisi jual dengan target di $4.300, $4.257, dan $4.220.
Pullback menuju area $4.375 bisa menjadi sinyal skenario bullish yang baru. Jadi, jika harga terus naik, besar kemungkinan harganya akan mencapai 200 EMA di sekitar $4.449.
Secara teknikal, pada grafik H4, kita mengamati pembentukan pola triple-top yang mengindikasikan bahwa emas berpotensi mencapai level 5/8 Murray di sekitar level psikologis $4.000 dalam jangka pendek.
Agar pola bearish ini tetap memberikan sinyal kuat, XAU/USD harus bertahan di bawah $4.375.