Mata uang Eropa telah mengalami penurunan terhadap dolar selama tiga minggu berturut-turut. Penurunan nilai EUR/USD dimulai tepat pada saat Natal dan belum menunjukkan tanda-tanda berhenti. Apa yang menjadi penyebabnya? Menurut pendapat saya, hal ini hanya disebabkan oleh perhitungan gelombang. Selama liburan, tidak ada berita signifikan dari AS maupun Uni Eropa, sehingga penurunan ini bisa dianggap sebagai fluktuasi pasar yang biasa. Namun, setelah liburan berakhir, penurunan tersebut terus berlanjut. Pada pekan lalu, aliran berita hampir tidak mendukung penguatan dolar AS, karena sebagian besar laporan dari Amerika tidak menggembirakan. Dan tantangan terbesar dalam situasi ini adalah mencocokkan aliran berita dengan pergerakan instrumen. Dolar AS belum cukup menguat untuk menunjukkan adanya reaksi pasar terhadap tindakan militer dan ancaman dari Trump. Selain itu, menurut pandangan saya, aliran berita saat ini terlalu lemah untuk mendorong pasar meningkatkan permintaannya. Berdasarkan hal tersebut, saya berpendapat bahwa instrumen ini mulai membentuk gelombang korektif, atau serangkaian gelombang, yang akan mempengaruhi dinamika berikutnya.
Minggu depan, hampir tidak ada berita yang akan dirilis di Uni Eropa. Laporan pertama dijadwalkan keluar pada hari Kamis, ketika pasar akan mengetahui volume produksi industri di Eropa untuk bulan November. Selain itu, data final PDB Jerman untuk tahun 2025 juga akan diperkenalkan pada hari yang sama. Kedua laporan ini umumnya adalah satu-satunya yang akan hadir di Zona Euro minggu depan. Saya merasa sulit untuk berharap ada hasil positif dari produksi industri UE atau PDB Jerman. Saya yakin bahwa para pelaku pasar, jika mereka memperhatikan berita dan data ekonomi saat ini (yang sulit dikatakan mengingat pergerakan yang minim setiap harinya), lebih banyak berfokus pada laporan-laporan dari Amerika. Namun, laporan-laporan tersebut cukup sulit untuk dipahami dengan jelas.
Gambaran gelombang untuk EUR/USD:Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini tetap dalam tren naik. Kebijakan Donald Trump dan kebijakan moneter Federal Reserve tetap menjadi faktor signifikan dalam penurunan jangka panjang mata uang AS. Target segmen tren saat ini dapat meluas hingga angka ke-25. Set gelombang naik saat ini mungkin sudah selesai, sehingga instrumen ini menghadapi penurunan jangka pendek. Segmen tren yang dimulai pada 5 November mungkin masih mengambil bentuk lima gelombang, tetapi, saat ini, ini adalah gelombang korektif.
Gambaran gelombang untuk GBP/USD:Gambaran gelombang GBP/USD telah berubah. Struktur korektif turun a-b-c-d-e dalam C dari 4 tampaknya sudah selesai, begitu juga dengan seluruh gelombang 4. Jika memang demikian, saya mengharapkan segmen tren utama melanjutkan perkembangannya dengan target awal di sekitar angka 38 dan 40.
Dalam jangka pendek, saya mengharapkan pembentukan gelombang 3 atau c dengan target yang terletak di dekat tanda 1.3280 dan 1.3360, yang sesuai dengan 76.4% dan 61.8% pada skala Fibonacci. Target-target ini telah tercapai. Gelombang 3 atau C tampaknya telah menyelesaikan pembentukannya, sehingga dalam waktu dekat, gelombang turun atau serangkaian gelombang mungkin diamati.
Prinsip utama analisis saya: Struktur gelombang harus sederhana dan dapat dipahami. Struktur yang kompleks sulit untuk dimainkan dan sering membawa perubahan.Jika tidak ada keyakinan tentang apa yang terjadi di pasar, lebih baik tidak masuk ke dalamnya.Tidak ada dan tidak akan pernah ada kepastian 100% tentang arah pergerakan. Jangan lupa tentang perintah Stop Loss pelindung.Analisis gelombang dapat digabungkan dengan jenis analisis dan strategi perdagangan lainnya.