Ulasan Trading dan Saran Trading untuk Yen Jepang
Tidak ada pengujian pada level yang ditandai selama paruh pertama hari ini.
Tampaknya pasar sudah mencerna kemungkinan pembubaran pemerintah Jepang, sementara pernyataan dari pejabat bank sentral membantu membatasi penurunan lebih lanjut pada yen Jepang selama paruh pertama sesi. Para pelaku pasar kini mengamati dengan cermat data inflasi mendatang. Jika inflasi aktual melebihi ekspektasi, hal ini dapat memperkuat argumen untuk kebijakan suku bunga yang lebih ketat di Amerika Serikat. Sebaliknya, pertumbuhan harga yang lebih moderat akan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi Federal Reserve untuk melonggarkan kebijakan saat ini, yang dapat menekan dolar AS terhadap yen.
Penjualan rumah baru di AS juga akan dipantau dengan cermat, karena indikator ini merupakan tolok ukur utama kesehatan pasar perumahan dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan. Angka penjualan yang stabil dapat menunjukkan ketahanan di sektor perumahan. Pidato anggota Federal Open Market Committee, Alberto Musalem, kemungkinan tidak akan secara signifikan mengubah sentimen pasar dalam USD/JPY, tetapi tetap akan dianalisis untuk petunjuk mengenai pandangannya terhadap situasi ekonomi saat ini dan prospek suku bunga.
Untuk strategi trading intraday, saya akan terutama mengandalkan pelaksanaan Skenario No. 1 dan Skenario No. 2.
Sinyal Beli
Skenario No. 1Saya berencana membeli USD/JPY hari ini jika harga mencapai level masuk sekitar 159,03 (garis hijau pada grafik), dengan target pergerakan menuju 159,58 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 159,58, saya berencana keluar dari posisi beli dan mempertimbangkan untuk membuka posisi jual ke arah sebaliknya, dengan target pergerakan 30–35 poin dari level tersebut. Kenaikan lebih lanjut dapat diantisipasi sejalan dengan tren yang ada.
Penting: Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari situ.
Skenario No. 2Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika level 158,75 diuji dua kali berturut-turut sementara MACD berada di wilayah oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu reversal ke atas. Pergerakan menuju level sebaliknya 159,03 dan 159,58 dapat diantisipasi.
Sinyal Jual
Skenario No. 1Saya berencana menjual USD/JPY hari ini setelah terbentuk breakout ke bawah level 158,75 (garis merah pada grafik), yang dapat menyebabkan penurunan tajam pada pasangan ini. Target penurunan utama bagi penjual terletak di 158,20, tempat saya berencana keluar dari posisi jual dan segera membuka posisi beli ke arah sebaliknya, dengan target rebound 20–25 poin. Tekanan jual mungkin kembali hari ini jika Federal Reserve mengambil sikap dovish.
Penting: Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari situ.
Skenario No. 2Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika level 159,03 diuji dua kali berturut-turut sementara MACD berada di wilayah overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu reversal ke bawah. Penurunan menuju level sebaliknya 158,75 dan 158,20 dapat diantisipasi.
Penjelasan Grafik
Garis tipis hijau — Level masuk untuk membeli instrumenGaris tebal hijau — Level take-profit yang diproyeksikan, tempat keuntungan dapat dikunci, karena kenaikan tidak mungkin berlanjut ke atas level iniGaris tipis merah — Level masuk untuk menjual instrumenGaris tebal merah — Level take-profit yang diproyeksikan, tempat keuntungan dapat dikunci, karena penurunan tidak mungkin berlanjut ke atas level iniIndikator MACD — Saat memasuki transaksi, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversoldPemberitahuan Penting untuk Trader Pemula
Trader forex pemula harus sangat berhati-hati saat membuat keputusan masuk pasar. Menjelang rilis fundamental utama, sebaiknya tetap di luar pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading selama rilis berita, selalu gunakan order stop-loss untuk meminimalkan potensi kerugian. Tanpa perlindungan stop-loss, Anda dapat kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat—terutama jika Anda tidak menerapkan manajemen uang yang tepat dan trading dengan ukuran posisi besar.
Akhirnya, ingatlah bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Membuat keputusan trading spontan hanya berdasarkan kondisi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.