USD/JPY: Tips Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 11 Februari. Analisis Trading Forex Kemarin
Analisis Trading dan Tips Trading untuk Yen JepangUji level harga 155.11 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di bawah garis nol, yang membatasi potensi penurunan pasangan tersebut. Karena alasan ini, saya tidak menjual dolar dan melewatkan seluruh pergerakan turun.
Pelemahan mata uang Amerika dipicu oleh kabar mengecewakan bahwa penjualan ritel di Amerika Serikat untuk bulan Desember tidak mengalami pertumbuhan, yang mendorong pembelian yen Jepang kembali. Hasil ini mengejutkan pasar keuangan, yang sebelumnya memperkirakan adanya kebangkitan aktivitas konsumsi menjelang libur Tahun Baru. Di sisi lain, stagnasi penjualan ritel memungkinkan Federal Reserve untuk mencapai target inflasinya. Permintaan konsumen yang tetap kuat secara tradisional merupakan salah satu faktor yang menopang tekanan inflasi. Penurunan permintaan dapat memperlambat laju kenaikan harga, yang pada gilirannya dapat mendorong Fed untuk menerapkan kebijakan moneter yang lebih akomodatif. Mengingat banyak trader mewaspadai potensi intervensi nilai tukar oleh Bank of Japan, penurunan tajam dolar setelah rilis data tersebut memberikan alasan yang kuat untuk membeli yen Jepang.
Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan realisasi Skenario #1 dan #2.
Skenario BeliSkenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika harga mencapai titik entry di 153.27 (garis hijau pada grafik), dengan target pergerakan ke 153.83 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di dekat 153.83, saya berencana menutup posisi buy dan membuka posisi sell berlawanan arah (dengan perkiraan pergerakan 30–35 pip berlawanan arah dari level tersebut). Akan lebih baik untuk kembali melakukan pembelian pada saat koreksi dan pullback signifikan pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika harga menguji level 152.83 sebanyak dua kali dan indikator MACD berada di zona oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan ini dan memicu pembalikan naik di pasar. Kenaikan menuju level berlawanan di 153.27 dan 153.83 dapat diantisipasi.Skenario JualSkenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah harga menembus level 152.83 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan tajam pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah level 152.34, di mana saya berencana menutup posisi sell dan segera berbalik membuka posisi buy (dengan perkiraan pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Sebaiknya melakukan penjualan sedekat mungkin dengan level tertinggi. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian beruntun pada harga 153.27 ketika indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan ini dan memicu pembalikan turun di pasar. Penurunan menuju level berlawanan di 152.83 dan 152.34 dapat diantisipasi.Gambaran Umum GrafikGaris warna hijau tipis: Harga masuk untuk membeli.Garis warna hijau tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena pertumbuhan lebih lanjut di atas level ini tidak mungkin terjadi.Garis warna merah tipis: Harga masuk untuk menjual.Garis warna merah tebal: Perkiraan level Take Profit atau titik untuk mengunci keuntungan, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini tidak mungkin terjadi.Indikator MACD: Saat memasuki pasar, pertimbangkan kondisi overbought dan oversold.Tips Penting untuk Trader Forex PemulaBagi trader forex pemula dalam trading Forex, akan sangat krusial atau penting untuk mengambil keputusan dengan berhati-hati. Sebelum terdapat rilis laporan ekonomi secara besar-besaran, sebaiknya Anda menghindari pasar demi menghindari terjadinya fluktuasi secara tajam. Namun apabila Anda memutuskan untuk tetap trading selama rilis berita sedang berlangsung, selalu gunakan order stop-loss demi meminimalisir potensi kerugian. Tanpa order stop-loss, Anda berisiko kehilangan seluruh modal Anda, kerugian akan menjadi semakin tinggi apabila Anda trading dalam volume besar tanpa dibarengi manajemen uang yang benar. Rencana trading yang baik seperti yang disajikan di atas akan menjadi hal penting untuk trading yang sukses. Keputusan trading secara spontan yang diambil berdasarkan kondisi pasar saat ini sering kali menyebabkan kerugian bagi trader forex intraday.