Indeks saham ditutup sedikit lebih tinggi kemarin. S&P 500 naik sekitar 0,10%, Nasdaq 100 bertambah 0,14%, dan Dow Jones Industrial Average menguat tipis sekitar 0,02%.
Kontrak berjangka indeks AS bergerak naik seiring kenaikan di Asia karena tekanan jual yang didorong oleh AI belakangan ini tampaknya mulai stabil. Logam mulia mengalami pemulihan, dan bursa Eropa dibuka dengan sentimen yang kuat.
Dolar AS sedikit menguat terhadap sebagian besar mata uang G10, sementara dolar Selandia Baru memimpin pelemahan setelah RBNZ mempertahankan level suku bunga dan para trader mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Setelah beberapa bulan rally yang didorong oleh AI, pasar tetap bergejolak karena para investor menimbang kekhawatiran terhadap dampak yang bersifat mengganggu dan keraguan bahwa investasi besar akan menghasilkan imbal hasil yang cepat dan signifikan. Dinamika ini sangat penting terutama di Asia, yang merupakan rumah bagi sebagian besar desain chip dan manufaktur peralatan semikonduktor dunia.
Menurut Morgan Stanley, pasar berada dekat dengan rekor tertingginya. Namun, koreksi tajam yang kerap memutus tren naik membuat sebagian investor merasa sebaliknya. Perusahaan tersebut juga memperingatkan bahwa jika pola ini berlanjut, hal itu dapat menciptakan kondisi pasar yang rapuh, meskipun tren yang lebih luas masih cenderung menguat.
Para investor juga sedang mencermati petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed. Hari ini akan dirilis risalah rapat FOMC tanggal 27–28 Januari, ketika para pembuat kebijakan mempertahankan level suku bunga.
Kemarin, Gubernur The Fed Michael Barr mengatakan bahwa suku bunga kemungkinan perlu dipertahankan untuk beberapa waktu hingga ada bukti yang lebih jelas bahwa inflasi bergerak menuju target 2% The Fed. Pada saat yang sama, Presiden Chicago Fed Austan Goolsbee menyatakan bahwa pemangkasan suku bunga masih mungkin berlanjut tahun ini jika inflasi terus bergerak turun.
Untuk analisis teknikal S&P 500, tugas pembeli hari ini adalah menembus level resistance terdekat di $6.854. Dorongan yang berhasil menembus level tersebut akan menandakan momentum kenaikan yang kembali menguat dan membuka peluang menuju $6.871. Bertahannya posisi di atas $6.882 akan semakin memperkuat posisi bullish. Di sisi bawah, pembeli perlu bertahan di sekitar $6.837. Breakout ke bawah level tersebut berpotensi dengan cepat mendorong instrumen ini kembali ke $6.819 dan mungkin membuka jalan menuju $6.801.