Ulasan dan Saran untuk Trading Mata Uang Eropa
Uji level harga 1,1835 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di bawah garis nol, yang membatasi potensi pelemahan pasangan tersebut. Karena alasan ini, saya tidak menjual euro. Pengujian kedua level 1,1835 bertepatan dengan posisi MACD di area oversold, sehingga Skenario Beli No. 2 bisa dijalankan. Namun, pasangan ini tidak menunjukkan pergerakan naik yang berarti.
Fakta bahwa inflasi di Prancis tetap berada pada level yang diperkirakan oleh para ekonom tidak mendorong penguatan euro. Meskipun data indeks harga konsumen Prancis sepenuhnya sesuai ekspektasi, kenaikan jangka pendek awal pada mata uang Eropa dengan cepat memudar dan berganti dengan pergerakan harga yang tenang. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku pasar sudah lebih dulu memperhitungkan data tersebut dan tidak menemukan alasan untuk bereaksi di luar dugaan.
Paruh kedua hari ini menjanjikan banyak rilis berita ekonomi yang sudah pasti akan berdampak cukup besar pada pasar mata uang—terutama terhadap dolar AS. Pertama, akan dirilis data perubahan pesanan barang tahan lama. Angka ini diperkirakan kembali melambat, yang bisa mengindikasikan adanya sedikit perlambatan di sektor manufaktur. Tak lama kemudian, data produksi industri akan dipublikasikan. Indikator ini mencakup seluruh sektor industri, termasuk pertambangan, manufaktur, dan utilitas. Produksi industri yang stabil atau meningkat menjadi tanda perekonomian yang sehat dan kemungkinan besar akan mendukung dolar.
Rangkaian data statistik akan ditutup dengan rilis data izin mendirikan bangunan. Ini adalah indikator utama yang mencerminkan rencana konstruksi perumahan dan komersial di masa depan. Peningkatan jumlah izin yang diterbitkan menandakan naiknya investasi di sektor konstruksi, yang berdampak positif pada sektor terkait dan tingkat pekerjaan.
Namun, peristiwa utama hari ini kemungkinan adalah publikasi risalah rapat Federal Reserve bulan Januari. Risalah tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kemungkinan pemangkasan suku bunga di masa mendatang atau peluang untuk mempertahankan suku bunga pada level saat ini, yang akan sangat memengaruhi sentimen investor dan pergerakan pasangan mata uang.
Untuk strategi intraday, saya terutama akan berpatokan pada penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.
Sinyal Beli
Skenario No. 1: Hari ini, pembelian euro dimungkinkan ketika harga mencapai level 1,1846 (garis hijau pada grafik), dengan target di 1,1871. Pada level 1,1871, saya berencana keluar dari pasar dan juga mempertimbangkan untuk melakukan penjualan berlawanan arah, dengan target pergerakan 30–35 poin dari level masuk. Kenaikan euro yang kuat baru dapat diharapkan setelah data statistik AS yang lemah. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari garis tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli euro hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1,1830 sementara indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan mata uang tersebut dan memicu pembalikan pasar ke atas. Kenaikan menuju level berlawanan di 1,1846 dan 1,1871 dapat diharapkan.
Sinyal Jual
Skenario No. 1: Saya berencana menjual euro setelah harga mencapai level 1,1830 (garis merah pada grafik). Targetnya adalah 1,1813, di mana saya berniat keluar dari pasar dan segera melakukan pembelian berlawanan arah (mengharapkan pergerakan 20–25 poin ke arah berlawanan dari level tersebut). Tekanan pada pasangan ini akan kembali jika data AS menunjukkan hasil yang kuat. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari garis tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual euro hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1,1846 sementara itu indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan mata uang tersebut dan memicu pembalikan pasar ke bawah. Penurunan menuju level berlawanan di 1,1830 dan 1,1813 dapat diharapkan.
Penjelasan Grafik
Garis hijau tipis – harga masuk untuk posisi beli instrumen;Garis hijau tebal – perkiraan level Take Profit atau area untuk mengamankan profit secara manual, karena kenaikan lebih lanjut di atas level ini kecil kemungkinannya;Garis merah tipis – harga masuk untuk posisi jual instrumen;Garis merah tebal – perkiraan level Take Profit atau area untuk mengamankan profit secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini kecil kemungkinannya;Indikator MACD – saat masuk pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.Penting
Para trader Forex pemula harus membuat keputusan masuk pasar dengan sangat hati-hati. Sebaiknya tetap di luar pasar menjelang rilis laporan fundamental besar untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang order stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa order stop-loss, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menerapkan money management yang tepat dan trading dengan volume besar.
Dan ingat, trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas seperti yang disajikan di atas. Keputusan trading spontan yang hanya didasarkan pada situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.