Beli saat harga turun! Apa yang dulu mahal sekarang menjadi murah, dan yang dulu murah sekarang sudah naik. Akibatnya, para investor beralih dari rotasi sektor ke membeli saham-saham teknologi yang sebelumnya terpukul sangat dalam pada tahun 2026. Nasdaq Composite sedang menguat. Jika indeks ini bisa menutup periode lima hari dalam zona hijau, maka akhirnya ia akan mematahkan tren penurunan lima minggu terpanjangnya dalam empat tahun terakhir.
Dinamika indeks saham AS
Forward P/E Walmart telah naik menjadi sekitar 45, menandai level tertinggi dalam sekitar 26 tahun. Sebaliknya, P/E Amazon anjlok ke titik terendah dalam 17 tahun di kisaran 25. Valuasi NVIDIA baru-baru ini turun ke level terendah sejak kepanikan terkait rencana Gedung Putih untuk tarif puncak pada bulan April lalu.
Pada akhir 2025, valuasi sektor teknologi yang sudah sangat tinggi dan kekhawatiran bahwa investasi AI dalam skala besar tidak akan memberikan imbal hasil memicu rotasi keluar dari saham mega-cap. Investor menjual saham Magnificent Seven dan meningkatkan eksposur ke saham-saham yang lebih sensitif terhadap siklus ekonomi. Jeda terbaru dalam rotasi tersebut, yang dipicu oleh data makro AS yang kuat, menunjukkan bahwa pergeseran ini mulai mereda.
Faktanya, pesanan barang tahan lama yang lebih kuat dari perkiraan, produksi industri yang naik ke level tertinggi dalam hampir satu tahun, dan housing starts yang mencapai level tertinggi dalam lima bulan seharusnya mendorong permintaan untuk saham-saham small-cap. Namun dalam praktiknya, kinerja Nasdaq Composite tidak terlihat lebih buruk dibandingkan Russell 2000.
Pelaku pasar tetap tenang menghadapi sikap yang secara tak terduga hawkish dalam risalah rapat FOMC bulan Januari. Beberapa pejabat mendorong agar dimasukkan bahasa yang menyiratkan bahwa The Fed bisa kembali menaikkan suku bunga dana federal jika inflasi tidak melambat. Retorika tersebut menguatkan dolar AS dan mendorong imbal hasil Treasury lebih tinggi. Namun, S&P 500 nyaris tidak bereaksi. Investor tetap tenang. Pasar futures masih memperkirakan dua kali penurunan suku bunga tahun ini, dengan sekitar 40% kemungkinan terjadinya penurunan ketiga.
Dinamika S&P 500 dan moving averages
Indeks secara keseluruhan masih memiliki bantalan. Rebound dari support dinamis utama berupa moving average 100-periode, yang dipadukan dengan bukti bahwa aksi jual di AS sudah berlebihan, telah mendorong kepercayaan para bull.
Data dari US Treasury menunjukkan bahwa investor asing membeli saham AS bersih senilai $720 miliar pada tahun 2025, naik 134% dibandingkan tahun 2024.
Secara teknikal, S&P 500 menguji level pivot di 6.910 dan support dinamis yang direpresentasikan oleh moving average pada grafik harian. Upaya pertama gagal, tetapi uji ulang yang berhasil akan memungkinkan para trader menambah posisi long yang dibuka di 6.815.