Lagarde menyerukan perluasan hubungan dagang dan kemitraan

Sementara euro terus melemah setiap hari terhadap dolar AS, Presiden European Central Bank Christine Lagarde kembali menyerukan kemitraan global untuk menjaga tatanan internasional yang menguntungkan bukan hanya bagi para pelaku terkuat saja.

"Meskipun kepercayaan telah terkikis, insentif bagi negara-negara untuk bekerja sama tetap kuat," ucap Lagarde dalam sebuah pidato di New York. "Di dunia yang saling terhubung sedemikian rupa, tidak ada negara yang mampu membelakangi kerja sama."

Lagarde juga membela sistem yang dibangun baik oleh pihak yang kuat maupun yang lemah setelah perang-perang pada abad lalu, sambil menekankan bahwa sistem ini mungkin perlu direformasi, dengan mencontohkan World Trade Organization. "Kita menghadapi sebuah pilihan. Kita bisa menerima pergeseran menuju keseimbangan kekuatan di antara para rival—sebuah model yang, sebagaimana diajarkan sejarah, hanya stabil sampai akhirnya tidak lagi stabil. Atau kita bisa menempuh jalan yang lebih sulit: melakukan reformasi agar tatanan internasional kembali mendapatkan kepercayaan dari mereka yang telah kehilangan keyakinan terhadapnya," ujar Christine Lagarde.

Tema serupa muncul dalam pidatonya di World Economic Forum di Davos, ketika Lagarde mengatakan bahwa ia tidak sepenuhnya sependapat dengan pandangan beberapa pemimpin dunia bahwa tatanan berbasis aturan tengah memudar. "Namun akan keliru jika menyimpulkan bahwa kita ditakdirkan untuk mundur. Untuk mengurai keterhubungan yang dibangun selama puluhan tahun. Untuk tergelincir menuju dunia yang bahkan lebih terpecah daripada dunia yang kita miliki semasa Perang Dingin—yang, dengan segala bahayanya, masih memiliki aturan," tambahnya.

Terkait hubungan dagang, Lagarde berpendapat bahwa WTO belum kehilangan relevansinya: 70% perdagangan dunia masih dilakukan di bawah aturannya. Dan kekuatan-kekuatan utama belum meninggalkannya.

Tidak semua sependapat dengan pandangan tersebut. Dalam pembukaan Munich Security Conference bulan ini, Kanselir Jerman Friedrich Merz menyampaikan penilaian yang lebih pesimistis terhadap kerja sama internasional, dengan mengatakan bahwa tatanan global tidak lagi ada dalam bentuk seperti semula.

Pernyataannya tidak berdampak nyata pada pasar valuta asing.

Dari sudut pandang teknikal untuk EUR/USD, terdapat indikasi bahwa buyer sebaiknya mempertimbangkan untuk merebut kembali level 1,1770. Hal itu akan membuka jalan untuk menguji 1,1790. Dari sana, pergerakan ke 1,1825 dimungkinkan, meskipun akan sulit untuk bergerak lebih jauh tanpa dukungan dari pelaku utama. Target lanjutan berada di 1,1850. Jika harga turun, minat beli yang signifikan kemungkinan muncul di dekat 1,1745. Jika buyer tidak muncul di sana, akan lebih bijak menunggu level terendah baru di 1,1720 atau membuka posisi long dari 1,1690.