EUR/USD. Smart Money. Isu Kenaikan Euro untuk Sementara Ditutup

Pasangan EUR/USD anjlok pada hari Senin di tengah kampanye militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Saya tidak akan merinci semua negara yang sudah terlibat dalam konflik militer terbuka atau seluruh fasilitas infrastruktur yang diserang selama akhir pekan. Yang penting adalah berfokus pada esensi dari apa yang sedang terjadi. Perang baru telah dimulai di Timur Tengah, dan kali ini berisiko menjadi konflik berkepanjangan. Bagaimana perang ini memengaruhi pasar? Harga minyak dan gas sudah meningkat tajam akibat blokade Selat Hormuz dan serangkaian serangan Iran terhadap fasilitas produksi dan pemurnian minyak di negara-negara sekutu AS. Permintaan terhadap dolar meningkat secepat kenaikan harga minyak, karena investor keluar dari aset berisiko dan mengalihkan modal ke aset-aset lindung nilai yang dianggap aman. Tidak banyak lagi yang bisa ditambahkan di sini.

Akibat peristiwa geopolitik, gambaran teknikal menjadi terganggu. Kita menyaksikan konfrontasi terbuka antara struktur grafik dan latar belakang berita. Kali ini, latar belakang berita yang menang. Dalam kondisi saat ini, trader setidaknya perlu menunggu terbentuknya pola-pola baru, baru kemudian menganalisis gambaran yang lebih luas dan menilai lingkungan beritanya. Menurut saya, bulls memiliki peluang kuat untuk melanjutkan tren hingga saat terakhir, tetapi perang di Timur Tengah telah mengubah situasinya. Sekarang yang penting adalah memahami di mana lonjakan dolar saat ini akan berakhir dan apakah tren bullish akan tetap terjaga.

Saat ini, belum ada pola yang dapat dimanfaatkan—baik bullish maupun bearish. Imbalance 12 sudah tidak lagi valid atau dapat dianggap tidak lagi valid. Secara formal, pola ini baru akan dibatalkan bila harga turun di bawah level 1,1669, tetapi kecil kemungkinan ada trader yang saat ini sungguh-sungguh mempertimbangkan untuk membeli dan menunggu reaksi terhadap pola ini. Saya ingatkan, pola ini sudah diuji dua kali, dan pada pengujian kedua, harga menghabiskan waktu satu minggu penuh di dalamnya. Bulls tidak mendapatkan reaksi harga kedua kalinya, sehingga saya menganggap pola ini batal.

Gambaran teknikal masih menunjukkan dominasi bullish. Tren bullish masih berlaku. Namun untuk saat ini, skenario bullish tertunda tanpa batas waktu. Untuk kembali bisa mengandalkan penguatan mata uang Eropa, dibutuhkan pola-pola bullish baru. Untuk mengharapkan penguatan dolar lebih lanjut, diperlukan pola dan sinyal bearish. Saat ini, keduanya belum ada.

Berita hari Senin dapat dibagi menjadi perkembangan geopolitik dan peristiwa lainnya. Peristiwa lain tidak memengaruhi sentimen pasar, sementara perkembangan geopolitik memicu penurunan tajam pasangan EUR/USD.

Dalam beberapa bulan terakhir, bulls memiliki banyak alasan untuk menyerang, dan bahkan dengan meletusnya perang di Timur Tengah, alasan-alasan tersebut tidak berkurang. Secara struktural dan global, kebijakan Trump—yang tahun lalu menyebabkan penurunan tajam dolar—belum berubah. Dalam jangka pendek, mata uang AS mungkin menguat karena aksi pelarian investor dari aset berisiko, tetapi faktor ini kecil kemungkinan mampu menopangnya dalam jangka panjang. Sementara itu, prospek kebijakan moneter FOMC yang (bagaimanapun juga) dovish, perang dagang Trump dengan seluruh dunia, lemahnya pasar tenaga kerja AS, dua kali government shutdown, agresi militer AS, proses pidana terhadap Powell, melambatnya pertumbuhan PDB, dan faktor-faktor negatif lainnya bagi Amerika tidak serta-merta dibatalkan oleh konflik di Iran.

Saya masih belum percaya pada terbentuknya tren bearish. Dolar mendapat dukungan pasar yang bersifat sementara, tetapi belum tentu situasi ini akan bertahan lama. Garis biru menunjukkan level harga di bawahnya tren bullish dapat dianggap selesai. Bears perlu mendorong pasar turun sekitar 240 poin untuk mencapainya, yang masih tampak sebagai tugas yang cukup berat. Pola-pola bearish mungkin terbentuk pekan ini, yang akan memudahkan analisis gambaran lokal dan penyusunan proyeksi.

Kalender Berita untuk AS dan Zona Euro:

Zona Euro – Consumer Price Index (10:00 UTC).

Pada 3 Maret, kalender ekonomi memuat satu rilis yang cukup penting, tetapi sekali lagi, faktor ekonomi mungkin tetap berada di bawah bayang-bayang geopolitik. Latar belakang berita hampir pasti akan memengaruhi sentimen pasar pada hari Selasa.

Prakiraan dan Saran Trading EUR/USD:

Menurut saya, pasangan ini masih berada pada tahap pembentukan tren bullish. Latar belakang berita berubah tajam selama akhir pekan, tetapi tren itu sendiri tetap utuh. Karena itu, dalam waktu dekat trader memerlukan pola-pola baru untuk membentuk proyeksi jangka pendek. Jika yang muncul adalah pola bearish (yang tampaknya lebih mungkin), penting untuk diingat bahwa tren masih bullish dan faktor geopolitik biasanya tidak berdampak jangka panjang. Jika yang terbentuk justru pola bullish (yang jelas jauh lebih diinginkan), trader akan memiliki peluang untuk membuka posisi long baru yang sejalan dengan tren yang sedang berlangsung.