Uji harga pada 1.3342 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak naik dari garis nol, yang mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli pound. Hasilnya, pasangan ini naik hingga level target 1.3381.
Penurunan jumlah pekerjaan di sektor non-pertanian AS sebesar 92.000 dan kenaikan tingkat pengangguran menjadi 4,4% pada bulan Februari merupakan sinyal buruk bagi perekonomian Amerika. Semua ini memberikan tekanan pada dolar AS pada hari Jumat lalu. Angka-angka yang jauh lebih buruk daripada ekspektasi analis ini menjadi semacam "mandi air dingin" bagi para trader yang berharap akan penguatan lebih lanjut mata uang Amerika setelah laporan ketenagakerjaan yang kuat pada bulan Januari. Pasar menafsirkan data ini sebagai sinyal jelas melambatnya aktivitas ekonomi di AS, yang pada akhirnya mengurangi daya tarik dolar sebagai instrumen investasi. Kenaikan pengangguran menjadi 4,4% juga mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja AS tidak sefleksibel dan sekuat yang sebelumnya diperkirakan.
Dengan tidak adanya rilis data dari Inggris hari ini, pasangan GBP/USD kemungkinan besar akan tetap bergerak dalam kisaran yang sudah terbentuk, dengan probabilitas cukup tinggi untuk melanjutkan penurunan. Ketiadaan informasi ekonomi terbaru dari London membuat para trader tidak memiliki indikator utama untuk menilai kondisi terkini dan prospek masa depan perekonomian Inggris. Dalam situasi seperti ini, pelaku pasar terpaksa mengandalkan pola teknikal yang sepenuhnya mengarah pada dominasi sentimen bearish.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih fokus pada penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana membeli pound ketika harga mencapai sekitar 1.3335 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 1.3381 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di level 1.3381, saya berencana menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah (mengharapkan pergerakan 30–35 pip dari titik masuk). Potensi kenaikan pound hari ini tampak kecil. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1.3310 saat indikator MACD berada di area jenuh jual (oversold). Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan mata uang ini dan memicu pembalikan naik di pasar. Kenaikan menuju level berlawanan di 1.3335 dan 1.3381 dapat diantisipasi.
Skenario PenjualanSkenario No. 1: Saya berencana menjual pound setelah terjadi penembusan level 1.3310 (garis merah pada grafik), yang berpotensi memicu penurunan tajam pasangan ini. Target utama penjual akan berada di level 1.3268, di mana saya berencana menutup posisi jual dan langsung membuka posisi beli berlawanan arah (mengharapkan pergerakan 20–25 pip dari level tersebut). Pelaku jual pound bisa saja muncul kapan saja. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual pound hari ini jika harga dua kali berturut-turut menguji level 1.3335 saat indikator MACD berada di area jenuh beli (overbought). Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan mata uang ini dan memicu pembalikan turun di pasar. Penurunan menuju level berlawanan di 1.3310 dan 1.3268 dapat diantisipasi.