AUD/JPY. Analisis dan Prakiraan

Pasangan AUD/JPY mempertahankan momentum positif untuk hari keempat berturut-turut, dan kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Kuotasi telah menembus level psikologis 113,00, naik hampir 1% dalam sehari dan mengisyaratkan kesiapan untuk melanjutkan tren kenaikan yang stabil.

Dolar Australia mengungguli sebagian besar mata uang lain berkat ekspektasi kenaikan suku bunga yang akan segera dilakukan oleh Reserve Bank of Australia (RBA). Pada hari Selasa, Deputi Gubernur RBA Andrew Hauser menyatakan bahwa pertemuan bank sentral mendatang akan mencakup "diskusi nyata" mengenai perlunya pengetatan kebijakan moneter di tengah kekhawatiran bahwa konflik militer dapat memicu gelombang baru tekanan inflasi. Komentar ini menjadi katalis utama penguatan mata uang Australia terhadap yen.

Sebaliknya, yen Jepang berada di bawah tekanan karena kecilnya kemungkinan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat oleh Bank of Japan. Kenaikan harga minyak global meningkatkan risiko perlambatan ekonomi, menciptakan ancaman stagflasi bagi negara tersebut—salah satu importir sumber daya energi terbesar di dunia. Kondisi ini mempersulit upaya Bank of Japan untuk menormalkan kebijakan moneter dan melemahkan posisi yen, yang pada gilirannya memberikan dukungan tambahan bagi pasangan AUD/JPY.

Kendati demikian, pasar tetap mengantisipasi kemungkinan intervensi valuta asing oleh otoritas Jepang, yang dapat turun tangan untuk mencegah pelemahan yen lebih lanjut. Hal ini bisa membatasi potensi kenaikan lanjutan pasangan tersebut. Namun, kondisi fundamental masih berpihak pada dolar Australia, dan setiap koreksi yang terjadi kemungkinan bersifat jangka pendek serta akan dipandang pelaku pasar sebagai peluang untuk melakukan pembelian.

Perhatian investor kini tertuju pada rapat Reserve Bank of Australia yang dijadwalkan pada Selasa depan, di mana hasil pertemuan tersebut berpotensi menentukan arah baru pergerakan pasangan AUD/JPY. Berdasarkan kinerja mata uang sepanjang pekan ini, dolar Australia mencatat penguatan terbesarnya terhadap yen Jepang. Dari sisi teknikal, pasangan ini berpeluang mengalami koreksi karena Relative Strength Index telah memasuki area jenuh beli. Meski demikian, oscillator masih menunjukkan sinyal positif dan pasangan ini diperdagangkan di atas seluruh moving average, yang turut mengonfirmasi tren naik global yang secara keseluruhan masih positif bagi AUD/JPY.