Uji harga di 1.1487 bertepatan dengan periode ketika indikator MACD naik tajam dari level nol, yang membatasi potensi bullish pasangan mata uang ini. Karena alasan tersebut, saya tidak membeli euro.
Rumor mengenai dimulainya kembali dialog antara Amerika Serikat dan Iran untuk mencapai kesepakatan damai atas konfrontasi militer menyebabkan penurunan permintaan terhadap dolar AS. Informasi ini, yang cepat menyebar di kalangan pelaku pasar, menimbulkan gelombang sentimen yang positif. Harapan akan adanya kompromi diplomatik dapat membantu menurunkan ketegangan geopolitik, yang diketahui mampu meningkatkan minat terhadap aset yang lebih berisiko.
Hari ini, perhatian akan tertuju pada data indeks harga konsumen Italia, yang sangat penting dalam mengevaluasi pola inflasi di salah satu ekonomi terbesar di Zona Euro. Bersamaan dengan data dari Italia, hasil survei ZEW yang menunjukkan indeks sentimen bisnis untuk Zona Euro dan Jerman juga akan dirilis. Mengingat konflik di Timur Tengah dan kemungkinan krisis energi baru di Uni Eropa, kita sebaiknya tidak berharap untuk mendapatkan angka yang menggembirakan dari indeks-indeks tersebut.
Di samping itu, hari ini akan ada pernyataan dari Presiden Bundesbank, Joachim Nagel. Pernyataan dari pemimpin bank sentral Jerman, yang memiliki pengaruh signifikan di European Central Bank, biasanya selalu menarik perhatian besar. Nagel diperkirakan akan membahas situasi ekonomi terkini di Jerman dan Zona Euro, serta menyoroti prospek kebijakan moneter ECB sehubungan dengan konflik AS-Iran.
Untuk strategi intraday, saya akan terutama berfokus pada penerapan skenario #1 dan #2.
Skenario #1: Hari ini, saya berencana membeli euro ketika harga mencapai sekitar 1.1502 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 1.1526. Pada level 1.1526, saya berencana keluar dari pasar dan sekaligus menjual euro berlawanan arah, dengan ekspektasi pergerakan 30–35 pip dari titik masuk. Untuk hari ini, penguatan euro hanya dapat diharapkan dalam kerangka koreksi. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli euro hari ini jika harga menguji level 1.1485 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area jenuh jual (oversold). Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan tersebut dan memicu pembalikan pasar ke atas. Kenaikan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 1.1502 dan 1.1526.
Skenario PenjualanSkenario #1: Saya berencana menjual euro setelah harga mencapai level 1.1485 (garis merah pada grafik). Targetnya adalah level 1.1458, di mana saya berencana keluar dari pasar dan langsung membeli berlawanan arah (mengharapkan pergerakan 20–25 pip kembali dari level tersebut). Tekanan pada pasangan ini bisa kembali muncul kapan saja hari ini. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual euro hari ini jika harga menguji level 1.1502 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area jenuh beli (overbought). Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut dan memicu pembalikan pasar ke bawah. Penurunan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 1.1485 dan 1.1458.