Pound terus melemah di tengah penguatan dolar AS setelah pidato Trump kepada bangsa. Kuotasi spot bergerak turun mendekati level bulat 1,3200 setelah komentar Presiden AS Donald Trump menghentikan pemulihan pasangan GBP/USD yang berlangsung selama dua hari.
Dalam pidatonya, Trump menegaskan kerangka waktu 2–3 minggu dan kembali mengancam akan melancarkan serangan terhadap infrastruktur energi Iran jika tidak tercapai kesepakatan. Pada saat yang sama, ia menyatakan bahwa negosiasi dengan Teheran berjalan dengan baik, meskipun pihak Iran segera membantah penilaian tersebut. Selain itu, laporan bahwa Uni Emirat Arab mendukung langkah militer untuk membuka kembali Selat Hormuz semakin meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Dari sudut pandang teknikal, tren turun multibulan masih terlihat. Pasangan ini diperdagangkan di bawah semua moving average, dan indikator osilator tetap berada di wilayah negatif, mengonfirmasi prospek bearish.