Euro, pound, dan aset berisiko lainnya menguat signifikan terhadap dolar AS, meskipun tidak banyak alasan objektif yang mendasarinya.
Terlepas dari belum tercapainya kesepakatan dan gagalnya perbincangan damai antara AS dan Iran, keberlanjutan gencatan senjata telah mendorong minat beli, sehingga terjadi penutupan tajam posisi beli dolar yang sebelumnya sempat menumpuk. Pasar tampaknya mulai menerima kemungkinan terjadinya gencatan senjata yang berkepanjangan, meski tidak sepenuhnya. Tidak adanya eskalasi dari kedua belah pihak membuat para pelaku pasar mengendurkan kewaspadaan dan kembali fokus pada indikator fundamental, dengan mengecilkan peran risiko geopolitik. Perubahan sentimen ini memicu arus keluar modal yang cukup besar dari aset defensif seperti dolar AS, dan masuk ke instrumen yang lebih berisiko.
Paruh pertama hari ini tidak menjanjikan banyak rilis data ekonomi, tetapi aliran berita yang relatif tipis sekali pun bisa memengaruhi mata uang Eropa tertentu. Indeks harga grosir Jerman diperkirakan akan dirilis, yang akan memberikan gambaran mengenai tekanan harga di sisi produksi. Setelah itu, akan dipublikasikan data indeks harga konsumen di Spanyol, yang mencerminkan kondisi inflasi di ekonomi terbesar di Semenanjung Iberia. Meskipun bukan merupakan pendorong utama pergerakan pasar, indikator-indikator ini dapat menjadi pemicu awal bagi spekulasi jangka pendek. Data harga grosir yang lemah di Jerman dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi Jerman, yang pada akhirnya dapat memberi tekanan pada euro. Sebaliknya, inflasi Spanyol yang lebih tinggi daripada prediksi dapat mendorong Bank Sentral Eropa untuk bersikap lebih berhati-hati.
Untuk pound Inggris, aktivitas pasar hari ini akan ditandai dengan perhatian ketat terhadap pidato para perwakilan Bank of England. Komentar dari Gubernur Andrew Bailey sangat dinantikan, karena ucapannya secara tradisional berpengaruh besar dalam membentuk ekspektasi kebijakan moneter. Selain itu, anggota Komite Catherine L. Mann juga akan berpidato. Pasar akan mencermati dengan saksama setiap isyarat mengenai arah suku bunga ke depan. Sinyal apa pun terkait potensi pengetatan atau pelonggaran kebijakan moneter Bank of England dapat memicu pergerakan signifikan di pasar valuta asing dan obligasi. Minat khusus tertuju pada penilaian mereka atas risiko inflasi dan prospek pertumbuhan ekonomi, yang kemungkinan besar akan disampaikan dalam pidato tersebut.
Jika data yang dirilis sejalan dengan ekspektasi para ekonom, disarankan untuk bertindak berdasarkan strategi Mean Reversion. Jika data menyimpang jauh, baik jauh lebih tinggi maupun jauh lebih rendah dari prediksi para ekonom, strategi Momentum adalah pilihan terbaik.
Strategi Momentum (Breakout):Untuk pasangan EURUSDBeli saat breakout di 1,1770, yang dapat mendorong penguatan euro ke sekitar 1,1795 dan 1,1825;
Jual saat breakout di 1,1750, yang dapat mendorong pelemahan euro ke sekitar 1,1730 dan 1,1705;
Untuk pasangan GBPUSDBeli saat breakout di 1,3525, yang dapat mendorong penguatan pound ke sekitar 1,3545 dan 1,3575;
Jual saat breakout di 1,3505, yang dapat mendorong pelemahan pound ke sekitar 1,3477 dan 1,3450;
Untuk pasangan USDJPYBeli saat breakout di 159,35, yang dapat mendorong penguatan dolar ke sekitar 159,60 dan 159,85;
Jual saat breakout di 159,00, yang dapat mendorong pelemahan dolar ke sekitar 158,80 dan 158,55;
Strategi Mean Reversion (Return):Saya akan mencari posisi jual setelah upaya breakout yang gagal di atas 1,1774 dan harga kembali turun di bawah level tersebut;
Saya akan mencari posisi beli setelah upaya breakout yang gagal di bawah 1,1752 dan harga kembali naik ke level tersebut;
Saya akan mencari posisi short setelah upaya breakout yang gagal di atas 1,3525 dan harga kembali turun ke bawah level tersebut;
Saya akan mencari posisi long setelah upaya breakout yang gagal di bawah 1,3493 dan harga kembali naik ke level tersebut;
Saya akan mencari posisi short setelah breakout yang gagal melewati 0,7097 dan harga kembali turun di bawah level tersebut;
Saya akan mencari posisi long setelah breakout yang gagal melewati 0,7072 dan harga kembali ke level tersebut;
Saya akan mencari posisi jual setelah breakout yang gagal di atas 1,3794 dan harga kembali turun di bawah level tersebut;
Saya akan mencari posisi beli setelah breakout yang gagal di atas 1,3779 dan harga kembali ke level tersebut;