Uji harga di 1,1693 bertepatan dengan indikator MACD yang baru mulai bergerak naik dari level nol, mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli euro. Akibatnya, pasangan ini naik ke level target 1,1729.
Terlepas dari ketidakpastian dalam pembicaraan dan ketiadaan kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran, gencatan senjata umumnya masih berlanjut. Hal ini mendorong para trader untuk segera membeli kembali euro. Tampaknya pasar keuangan telah menerima adanya kemungkinan gencatan senjata yang tidak sempurna sebagai hal yang lumrah. Tidak adanya tindakan agresif dari kedua belah pihak memungkinkan para investor untuk kembali fokus pada pembelian aset yang memiliki risiko yang didorong oleh faktor-faktor fundamental. Walau para pemimpin politik di AS dan Iran belum berhasil mencapai konsensus tentang isu-isu krusial, keduanya menunjukkan keinginan untuk melanjutkan dialog dan bersikap menahan diri. Tren positif pada aset berisiko mungkin akan terus berlanjut, asalkan tidak ada peningkatan ketegangan yang signifikan.
Untuk hari ini, pada awal sesi, dijadwalkan akan ada rilis data indeks harga grosir di Jerman serta indeks harga konsumen di Spanyol. Meskipun tampaknya minggu ini memiliki agenda ekonomi yang sederhana, kedua data tersebut berpotensi mempengaruhi sentimen para investor dan gerakan euro. Indeks harga grosir Jerman, walau bukanlah ukuran langsung inflasi untuk konsumen akhir, sering kali berfungsi sebagai indikator awal. Kenaikan dalam indikator ini bisa jadi mengindikasikan peningkatan biaya produksi yang kemungkinan besar akan diteruskan kepada konsumen di masa depan. Sementara itu, data indeks harga konsumen di Spanyol adalah salah satu faktor penting yang memengaruhi keputusan dari bank sentral. Apabila inflasi di Spanyol berada di bawah ekspektasi, hal ini bisa memperkuat argumen untuk pelonggaran kebijakan dari European Central Bank yang pada gilirannya akan memberikan tekanan pada euro. Di sisi lain, jika kenaikan harga konsumen melebihi ekspektasi, hal ini dapat menyebabkan penyesuaian harapan menuju sikap yang lebih ketat dari bank sentral.
Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan skenario #1 dan #2.
Skenario #1: Saya berencana membeli euro hari ini ketika harga mencapai sekitar 1.1770 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 1.1801. Pada level 1.1801, saya berencana keluar dari pasar dan sekaligus menjual euro berlawanan arah, dengan mengantisipasi pergerakan 30–35 pip dari titik masuk. Masuk akal untuk mengharapkan euro terus naik searah tren yang sedang berlangsung. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari sana.
Skenario #2: Saya juga berniat membeli euro hari ini jika harga menguji level 1.1753 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area jenuh jual. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan tersebut dan memicu pembalikan pasar ke atas. Kenaikan bisa diharapkan menuju level berlawanan di 1.1770 dan 1.1801.
Skenario PenjualanSkenario #1: Saya berencana menjual euro ketika harga mencapai 1.1753 (garis merah pada grafik). Targetnya adalah 1.1727, di mana saya berniat keluar dari pasar dan segera melakukan pembelian berlawanan arah (dengan mengantisipasi pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Tekanan pada pasangan ini akan kembali hari ini seiring memburuknya hubungan Amerika Serikat–Iran. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun dari sana.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual euro hari ini jika harga menguji level 1.1770 dua kali berturut-turut sementara MACD berada di area jenuh beli. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut dan memicu pembalikan pasar ke bawah. Penurunan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 1.1753 dan 1.1727.