Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 24 April

Euro, pound, dan aset berisiko lainnya terus melemah terhadap dolar AS karena situasi di Timur Tengah belum membaik.

Data yang kuat mengenai aktivitas manufaktur dan jasa di AS untuk bulan April juga mendukung penguatan dolar AS. Indeks PMI yang diterbitkan oleh S&P Global menunjukkan pertumbuhan yang kuat, melampaui ekspektasi para ekonom dan mengindikasikan ketahanan berkelanjutan perekonomian AS meskipun terjadi gejolak di Timur Tengah.

Sektor manufaktur, khususnya, menunjukkan hasil yang menjanjikan, dengan tercapainya level tertinggi indeks PMI dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku usaha meningkatkan volume produksi, dan pesanan baru terus mengalir. Sektor jasa juga kembali naik di atas level 50 poin. Sinyal ekonomi positif ini telah memperkuat posisi dolar AS di pasar valuta asing global.

Kalender ekonomi hari ini cukup padat, dengan perhatian khusus pada paruh pertama hari terhadap data Jerman, yang berpotensi sangat memengaruhi sentimen pasar Eropa. Agenda utamanya adalah publikasi laporan terbaru Indeks IFO Business Climate. Indikator komposit ini, yang mencakup penilaian mengenai situasi saat ini dan ekspektasi ekonomi, merupakan salah satu barometer utama bagi ekonomi terbesar di zona euro. Hasil survei ini akan memberikan informasi berharga mengenai penilaian para pelaku bisnis terhadap kondisi terkini bagi kegiatan mereka di tengah situasi geopolitik yang menantang.

Terkait pound, para trader juga akan mencermati Inggris. Pada paruh pertama hari, fokus akan tertuju pada rilis data penjualan ritel. Sayangnya, proyeksi ekonom tidak memberikan banyak alasan untuk optimisme. Diperkirakan akan keluar angka lemah, yang dapat mengindikasikan perlambatan belanja konsumen. Di tengah meningkatnya inflasi dan ketidakpastian terkait prospek ekonomi ke depan, masyarakat Inggris kemungkinan akan mengurangi pengeluaran dan memprioritaskan kebutuhan pokok. Data penjualan ritel yang lemah hampir pasti akan memberi tekanan negatif pada pound Inggris.

Jika data sesuai dengan ekspektasi para ekonom, sebaiknya bertindak berdasarkan strategi Mean Reversion. Jika data menunjukkan hasil yang jauh lebih tinggi atau jauh lebih rendah daripada ekspektasi para ekonom, strategi Momentum mungkin menjadi pendekatan yang paling tepat.

Strategi Momentum (untuk Breakout):Untuk pasangan EUR/USD:Pembelian saat breakout di atas 1,1691 dapat mendorong kenaikan euro menuju 1,1714 dan 1,1736;Penjualan saat breakout di bawah 1,1666 dapat mendorong penurunan euro menuju 1,1645 dan 1,1619;Untuk pasangan GBP/USD:Pembelian saat breakout di atas 1,3475 dapat mendorong kenaikan pound menuju 1,3515 dan 1,3551;Penjualan saat breakout di bawah 1,3445 dapat mendorong penurunan pound menuju 1,3416 dan 1,3381;Untuk pasangan USD/JPY:Pembelian saat breakout di atas 159,85 dapat mendorong kenaikan dolar menuju 160,05 dan 160,25;Penjualan saat breakout di bawah 159,60 dapat mendorong penurunan dolar menuju 159,35 dan 159,15;Strategi Mean Reversion (untuk Pullback):Untuk pasangan EUR/USD:Pertimbangkan untuk melakukan penjualan setelah breakout yang gagal di atas 1,1695 ketika harga kembali turun di bawah level ini;Pertimbangkan untuk melakukan pembelian setelah breakout yang gagal di bawah 1,1671 ketika harga kembali naik ke level ini;Untuk Pasangan GBP/USD:Pertimbangkan posisi jual setelah kegagalan breakout di atas 1,3477 dan harga kembali turun ke bawah level ini;Pertimbangkan posisi beli setelah kegagalan breakout di bawah 1,3449 dan harga kembali naik ke level ini;Untuk Pasangan AUD/USD:Pertimbangkan untuk menjual setelah kegagalan breakout di atas 0,7142 ketika harga kembali turun ke bawah level ini;Pertimbangkan untuk membeli setelah kegagalan breakout di bawah 0,7115 ketika harga kembali naik ke level ini;Untuk pasangan USD/CAD:Pertimbangkan untuk melakukan penjualan setelah false breakout di atas 1,3720 diikuti pergerakan turun kembali ke bawah level ini;Pertimbangkan untuk melakukan pembelian setelah false breakout di bawah 1,3690 diikuti pergerakan naik kembali ke level ini;