Pada hari Selasa, pasangan mata uang GBP/USD kembali mencoba menembus area support 1,3465–1,3480 namun kembali gagal. Dengan demikian, kanal sideways di kisaran 1,3465–1,3588 tetap relevan. Selain itu, pound Inggris berada di atas garis-garis indikator Ichimoku, yang mengindikasikan bahwa prospek kenaikannya masih terjaga. Oleh karena itu, skenario penurunan baru akan dipertimbangkan jika harga menembus ke bawah rentang 1,3465–1,3480. Latar belakang makroekonomi dan fundamental baik di Inggris maupun di AS tidak ada pada hari Selasa, sehingga pergerakan sepanjang hari murni bersifat teknikal, dan volatilitas tetap rendah.
Pada timeframe per jam, seperti telah disebutkan, tren naik masih bertahan. Saat ini tidak ada garis tren yang terbentuk, namun belum ada kebutuhan akan garis tersebut. Paruh pertama pekan ini kosong dari peristiwa fundamental dan makroekonomi penting, dengan hanya rapat FOMC yang signifikan akan berlangsung pada malam ini. Jadi, paruh pertama pekan ini didominasi faktor teknikal, sedangkan paruh kedua akan dipengaruhi faktor fundamental.
Pada timeframe 5 menit, terbentuk dua sinyal trading pada hari Selasa. Awalnya, pasangan ini terkonsolidasi di bawah garis kritis, lalu memantul dari area 1,3465–1,3480. Sinyal pertama tidak layak diperhatikan karena tepat di bawahnya terdapat area support yang kuat. Namun, sinyal kedua bisa dieksekusi oleh trader. Penting untuk diingat bahwa dalam kondisi ranging, garis-garis indikator Ichimoku menjadi kurang signifikan, sehingga batas-batas kanal sideways berperan sebagai acuan utama. Setelah beberapa kali pantulan dari batas bawah, kita dapat mengantisipasi kelanjutan tren naik.
Laporan COTLaporan COT untuk pound sterling menunjukkan bahwa sentimen trader komersial telah mengalami perubahan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Garis merah dan biru, yang mewakili posisi bersih trader komersial dan non-komersial, sering kali saling berpotongan dan kerap berada dekat dengan level nol. Saat ini, kedua garis tersebut mulai bergerak menjauh satu sama lain, dengan trader non-komersial yang masih mendominasi melalui... penjualan. Dengan mempertimbangkan perkembangan di Timur Tengah, tidak mengherankan jika permintaan terhadap mata uang berisiko menurun, sementara permintaan terhadap dolar justru meningkat.
Dalam jangka panjang, dolar terus melemah akibat kebijakan Donald Trump, yang terlihat jelas pada timeframe mingguan (ilustrasi di atas). Perang dagang akan berlanjut dalam satu dan lain bentuk untuk waktu yang lama, dan kebijakan Trump secara langsung maupun tidak langsung memang diarahkan untuk melemahkan mata uang AS. Namun, faktor geopolitik saat ini menjadi yang paling menentukan dan belakangan memberikan dukungan kuat bagi dolar. Dengan konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah, dolar AS masih berpotensi menunjukkan prospek pertumbuhan. Menurut laporan COT terbaru (tanggal 21 April), kelompok "Non-commercial" membuka 8.100 kontrak BUY dan 5.500 kontrak SELL. Dengan demikian, posisi bersih trader non-komersial meningkat 2.600 kontrak sepanjang pekan tersebut.
Analisis GBP/USD 1HPada timeframe per jam, pasangan GBP/USD terus membentuk tren naik, yang bisa berbalik arah jika perang skala penuh kembali berkobar di Timur Tengah. Perlu dicatat juga bahwa pengaruh faktor geopolitik mulai melemah, sebagaimana terlihat dari pergerakan dalam beberapa minggu terakhir, meskipun aksi militer di kawasan saat ini tertahan. Selat Hormuz tetap diblokir tanpa kemajuan berarti dalam negosiasi, namun informasi yang beredar menunjukkan bahwa pembicaraan masih berlangsung secara tidak langsung. Kondisi ini mendukung bias bullish pada poundsterling.
Pada 29 April, kami menyoroti level-level penting berikut: 1,3096-1,3115, 1,3179-1,3187, 1,3369-1,3377, 1,3465-1,3480, 1,3588, 1,3671-1,3681, 1,3751-1,3763. Garis Senkou Span B (1,3487) dan garis Kijun-sen (1,3511) juga dapat memberikan sinyal. Disarankan untuk memindahkan stop-loss ke breakeven setelah harga bergerak sesuai arah yang diinginkan sejauh 20 pip. Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, sehingga hal ini perlu diperhitungkan dalam menentukan sinyal trading.
Pada hari Rabu, tidak ada agenda penting di Inggris, sementara AS akan merilis laporan pesanan barang tahan lama, yang kemungkinan kembali diabaikan, sebagaimana banyak data yang dirilis beberapa bulan terakhir. Pada malam hari akan berlangsung pertemuan FOMC, saat volatilitas utama diperkirakan muncul. Namun, perlu digarisbawahi bahwa keputusan dan pengumuman besar tidak terlalu diharapkan, sehingga pergerakan pasar bisa tetap sangat lambat bahkan pada malam hari.
Rekomendasi Trading:Hari ini, trader dapat mempertimbangkan posisi jual dengan target 1,3369-1,3377 jika harga menguatkan penembusan di bawah kisaran 1.3465-1.3480. Posisi beli masih relevan dengan target 1,3588, karena harga memantul dari area 1,3465-1,3480.
Penjelasan Ilustrasi:Level harga support dan resistance – garis merah tebal, di sekitar area ini pergerakan dapat berakhir. Level tersebut bukan sumber sinyal trading.
Garis Kijun-sen dan Senkou Span B – garis pada indikator Ichimoku yang diturunkan ke timeframe per jam dari timeframe 4 jam. Garis-garis ini bersifat kuat.
Level ekstrem – garis merah tipis yang sebelumnya menjadi titik pantulan harga. Level ini merupakan sumber sinyal trading.
Garis kuning – garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
Indikator 1 pada grafik COT – menunjukkan besaran posisi neto dari setiap kategori trader.