Iran Siap untuk Sebuah Kesepakatan, Tapi Apakah Semudah Itu?

Hari Rabu dipenuhi dengan berbagai peristiwa geopolitik. Beberapa di antaranya kembali memuat informasi "orang dalam", sementara yang lain merupakan pernyataan resmi dari perwakilan Teheran dan Washington. Donald Trump pada Rabu menyatakan bahwa operasi militer di Iran mungkin akan segera berakhir, gencatan senjata sudah berlaku, dan draf pertama perjanjian damai dapat diselesaikan dalam beberapa hari mendatang. Para pelaku pasar sangat paham dengan prinsip TACO, sehingga mereka selalu sangat berhati-hati menyikapi pernyataan Trump. Namun, pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi juga menyampaikan pernyataan penting yang perlu dianalisis secara mendalam.

Araqchi mengatakan bahwa Iran siap menandatangani sebuah perjanjian yang adil dan komprehensif dengan AS. Banyak pelaku pasar menafsirkan berita ini sebagai kesediaan Iran untuk memberi konsesi pada isu dan posisi kunci. Namun, menurut saya, tidak demikian halnya. Teheran sebelumnya pun tidak pernah menolak adanya perjanjian dengan AS, tetapi selalu menegaskan bahwa perjanjian itu harus adil dan tidak boleh merugikan kepentingan Iran. Jadi, sebenarnya Araqchi tidak menyampaikan sesuatu yang baru. Iran tetap terbuka terhadap sebuah kesepakatan, tetapi kesepakatan berarti kedua belah pihak menyetujui semua isu yang dibahas. Apakah Iran dan AS sudah mencapai kata sepakat soal isu nuklir? Saya meragukannya...

Tentu saja, jalan keluar selalu bisa ditemukan dari kebuntuan apa pun, dan perdamaian yang buruk tetap lebih baik daripada pertengkaran yang baik. Secara teori, ada banyak opsi untuk menyelesaikan masalah nuklir. Pertanyaannya, apakah kedua pihak mampu menemukan titik temu dalam hal ini. Kompromi timbal balik biasanya mengikis posisi awal masing-masing pihak. Untuk saat ini, sama sekali belum ada informasi jelas mengenai posisi baru Iran dalam perundingan maupun potensi konsesi dari pihak AS, sehingga kita hanya bisa menilai situasi berdasarkan pernyataan umum para pemimpin.

Jika kita mencermati retorika Trump dan para pejabat senior di Teheran, kita dapat dengan mudah melihat bahwa hal itu tidak berubah. Trump terus menegaskan bahwa sebuah kesepakatan akan segera ditandatangani dan bahwa Iran siap untuk memberikan konsesi. Otoritas di Teheran terus bersikeras pada suatu kesepakatan yang adil yang tidak mengharuskan Presiden Masoud Pezeshkian menandatangani daftar ultimatum Trump. Sebelumnya saya sudah menyebutkan bahwa negosiasi antara negara-negara yang berkonflik dapat berlangsung sangat lama. Pada tahap perundingan saat ini, akan sangat positif jika para pihak setidaknya dapat menyepakati suatu framework agreement. Ini akan berarti bahwa masih ada peluang untuk tercapainya kesepakatan damai. Namun, pada saat yang sama, saya tidak akan 100% yakin bahwa sebuah kesepakatan tidak terelakkan dan bahwa pembukaan blokade Selat Hormuz adalah persoalan beberapa minggu ke depan. Baru kemarin, rudal-rudal Iran masih terbang ke arah UEA.

Gambaran Gelombang EUR/USD:

Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini masih berada dalam area tren naik (gambar bawah) dan, dalam jangka pendek, berada dalam struktur korektif. Susunan gelombang korektif tampak cukup lengkap dan hanya dapat mengambil bentuk yang lebih kompleks dan memanjang jika latar belakang geopolitik di Timur Tengah tidak memburuk. Jika tidak, tren menurun yang baru dapat dimulai dari posisi saat ini. Kita telah melihat gelombang korektif, dan saya memperkirakan pergerakan naik yang baru dari level saat ini dengan target di sekitar level 1,19.

Gambaran Gelombang GBP/USD:

Gambaran gelombang instrumen GBP/USD menjadi lebih jelas seiring waktu, seperti yang saya perkirakan. Kini kita melihat struktur naik lima gelombang yang jelas pada grafik yang mungkin akan segera selesai. Jika memang demikian, kita seharusnya menantikan pembentukan susunan gelombang korektif. Oleh karena itu, skenario dasar untuk beberapa hari mendatang adalah kenaikan menuju level 1,37. Apa yang terjadi selanjutnya akan bergantung pada faktor-faktor geopolitik.

Prinsip Utama Analisis Saya:Struktur gelombang harus sederhana dan jelas. Struktur yang kompleks sulit ditafsirkan dan sering kali berubah.Jika tidak ada kepastian atas apa yang terjadi di pasar, sebaiknya jangan masuk posisi.Tidak akan pernah ada kepastian 100% mengenai arah pergerakan. Selalu ingat untuk menggunakan order protektif stop-loss.Analisis gelombang dapat dikombinasikan dengan jenis analisis dan strategi trading lainnya.