GBP/USD: 11 Mei – Dolar Tak Terpengaruh oleh Laporan Payroll

Pada grafik per jam, pasangan GBP/USD pada hari Jumat mencatat pantulan keempat dari level resistance 1,3632–1,3641 dalam enam hari terakhir. Akibatnya, kembali terbentuk reversal yang menguntungkan dolar AS, disertai dengan konsolidasi di bawah level retracement Fibonacci 61,8% di 1,3596, yang membuka peluang untuk kelanjutan penurunan menuju level support 1,3513–1,3526. Pantulan dari zona ini akan memungkinkan ekspektasi reversal yang menguntungkan poundsterling dan kembalinya pertumbuhan menuju level 1,3632–1,3641.

Struktur gelombang masih bernuansa bullish. Gelombang naik terakhir yang sudah lengkap menembus di atas puncak sebelumnya, sementara gelombang turun terakhir gagal menembus titik terendah sebelumnya. Perkembangan geopolitik sempat memberikan hampir semua kendali pasar kepada kubu bearish selama dua bulan, tetapi kemudian situasi geopolitik berbalik dan kini justru lebih mendukung kubu bullish. Saat ini, gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat masih berlaku, tetapi situasi bergerak menuju eskalasi dan konfrontasi berkepanjangan. Dalam beberapa minggu ke depan, kubu bullish mungkin kesulitan melancarkan serangan yang kuat, tetapi untuk saat ini juga tidak ada alasan besar bagi mereka untuk mundur.

Latar belakang berita pada hari Jumat lebih menguntungkan kubu bearish. Laporan Nonfarm Payrolls, tingkat pengangguran, dan indeks sentimen konsumen University of Michigan tidak sepenuhnya positif. Namun, jumlah lapangan kerja baru yang tercipta mencapai 115.000 dibandingkan proyeksi 62.000. Tingkat pengangguran tidak berubah, sejalan dengan ekspektasi pasar. Hanya indeks sentimen konsumen yang sedikit lebih lemah daripada proyeksi — 48,2 banding 49,5. Meskipun demikian, hampir tidak ada yang meragukan bahwa laporan Nonfarm Payrolls memiliki bobot lebih besar daripada indeks sentimen Michigan. Karena itu, seharusnya dolar menguat lebih awal, bahkan sebelum Senin malam, tetapi penguatan baru terbentuk hari ini — dan itu semata-mata karena faktor geopolitik, ketika ketegangan di Timur Tengah kembali terancam meningkat. Menurut saya, kesimpulannya sudah jelas. Pasar terus mengabaikan semua faktor yang tidak berkaitan dengan perang di Timur Tengah, negosiasi, dan gencatan senjata. Minggu lalu, kita dua kali melihat dolar menguat ketika rudal diluncurkan di Teluk Persia, dan dua kali melihat dolar melemah ketika muncul laporan mengenai berlanjutnya negosiasi dan tetap bertahannya gencatan senjata. Oleh karena itu, saya memperkirakan pekan ini latar belakang ekonomi juga akan diabaikan, sementara pelaku pasar terus memantau perkembangan geopolitik dan berita utama.

Pada grafik 4 jam, pasangan ini berhasil berkonsolidasi di atas channel tren menurun, yang membuka peluang untuk terbentuknya tren bullish yang sepenuhnya berkembang. Konsolidasi di atas level Fibonacci 61,8% di 1.3597 akan mendukung ekspektasi kelanjutan kenaikan menuju level retracement 76,4% di 1,3700. Namun, struktur grafik pada time frame satu jam saat ini memberikan informasi yang lebih signifikan. Saya merekomendasikan untuk memberikan perhatian lebih pada grafik per jam. Tidak ada divergensi baru yang berkembang yang teramati hari ini.

Laporan Commitments of Traders (COT):

Sentimen di kalangan trader kategori "Nonkomersial" menjadi lebih bearish pada minggu pelaporan terbaru. Jumlah posisi Long yang dipegang spekulan memang bertambah 2.996, tetapi jumlah posisi Short naik lebih besar, yakni 6.265. Selisih antara posisi Long dan Short kini berada di kisaran 62.000 berbanding 126.000. Selama enam minggu berturut-turut pada Februari dan Maret, trader nonkomersial secara aktif menambah posisi short dan mengurangi posisi long, sehingga tercipta ketidakseimbangan yang kuat antara eksposur Long dan Short. Dalam beberapa bulan terakhir, kubu bearish mendominasi, yang tidak mengherankan mengingat situasi geopolitik saat ini.

Saya masih belum meyakini adanya tren bearish jangka panjang untuk poundsterling, tetapi saat ini segala sesuatunya tidak lagi bergantung pada indikator ekonomi, kebijakan dagang Trump, atau kebijakan moneter bank sentral, melainkan pada durasi, skala, dan konsekuensi perang di Timur Tengah. Beberapa minggu terakhir, pasar sempat bergerak ke arah ekspektasi de-eskalasi, tetapi perkembangan terbaru menunjukkan bahwa gencatan senjata penuh masih jauh dan konflik mungkin kembali memanas kapan saja. Dalam kondisi seperti itu, keunggulan kubu bearish mungkin semakin kuat.

Kalendar Ekonomi untuk AS dan Inggris:

Penjualan Rumah yang Tertunda AS (14:00 UTC)

Kalendar ekonomi untuk 11 Mei hanya memuat satu rilis data sekunder. Dampak latar belakang ekonomi terhadap sentimen pasar pada hari Senin diperkirakan akan sangat terbatas.

Prediksi dan Kiat-kiat Trading GBP/USD:

Posisi jual dapat dibuka setelah terbentuk rebound lain pada grafik per jam dari area 1,3632–1,3641, dengan target di 1,3513–1,3526. Transaksi ini masih dapat dipertahankan terbuka hari ini. Peluang beli mungkin muncul setelah terbentuk rebound dari area 1,3513–1,3526 dengan target di 1,3632–1,3641. Posisi long juga dapat dipertimbangkan jika pasangan ini ditutup di atas area 1,3632–1,3641, dengan target di 1,3700.

Grid Fibonacci retracement didasarkan pada rentang 1,3866–1,3158 baik pada grafik per jam maupun empat jam.