Ada beberapa laporan makroekonomi yang dijadwalkan pada hari Selasa. Di Jerman, estimasi kedua inflasi untuk bulan April akan dirilis hari ini, yang secara objektif jauh kurang menarik bagi pasar dibandingkan estimasi pertama. Selain itu, Indeks Sentimen Ekonomi ZEW untuk bulan Mei akan dipublikasikan di Jerman dan Zona Euro, namun data tersebut juga tidak terlalu penting. Di AS, laporan sekunder ADP mengenai pasar tenaga kerja untuk pekan ini dan laporan inflasi bulan April akan dirilis. Kami menilai hanya indeks harga konsumen yang berpotensi memicu reaksi pasar yang signifikan.
Analisis Peristiwa Fundamental:Tidak ada hal signifikan yang perlu disorot dari sisi fundamental pada hari Selasa. Perlu dicatat bahwa posisi semua bank sentral terkait kebijakan moneter sudah sangat dikenal para trader, dan saat ini pasar cenderung mengabaikan faktor fundamental dan makroekonomi. Tidak ada ekspektasi perubahan suku bunga acuan Federal Reserve dalam beberapa bulan mendatang, sementara European Central Bank dan Bank of England berpotensi mengetatkan kebijakan jika situasi di Timur Tengah tidak membaik dan inflasi terus meningkat.
Latar belakang geopolitik mulai berubah, namun sayangnya, pernyataan dan fakta di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Secara teori, Iran dan AS berada di ambang penandatanganan sebuah kesepakatan awal yang akan memungkinkan gencatan senjata penuh, memulai proses pembukaan kembali Selat Hormuz, dan menyepakati ketentuan perdamaian jangka panjang di Timur Tengah. Namun dalam praktiknya, kedua pihak telah melanggar gencatan senjata sebanyak tiga kali dalam tujuh hari terakhir, dan putaran negosiasi terbaru kembali gagal total. Meski disepakatinya kelanjutan dialog merupakan hal positif, tanpa kemajuan nyata, konflik pada akhirnya hampir pasti akan berlanjut.
Kesimpulan Umum:Pada hari perdagangan kedua pekan ini, kedua pasangan mata uang kemungkinan akan bergerak relatif lambat. Faktanya, baik euro maupun pound telah bergerak sideways atau hampir sideways selama beberapa minggu. Euro hari ini dapat diperdagangkan dari area 1,1745–1,1754, dan pound Inggris dari area 1,3587–1,3598; namun volatilitas mungkin kembali rendah. Kita menunggu perkembangan baru terkait konflik antara Iran dan AS dan tetap memantau inflasi Amerika.
Aturan Utama Sistem Trading:Kekuatan sinyal ditentukan oleh waktu yang dibutuhkan untuk membentuk sinyal tersebut (pantulan atau penembusan level). Semakin singkat waktu pembentukannya, semakin kuat sinyalnya.Jika dua atau lebih posisi dibuka dekat suatu level berdasarkan sinyal palsu, maka semua sinyal berikutnya dari level tersebut harus diabaikan.Dalam kondisi pasar sideways, pasangan mana pun dapat menghasilkan banyak sinyal palsu atau bahkan tidak menghasilkan sinyal sama sekali. Level teknikal bisa jadi diabaikan.Pada timeframe satu jam, sinyal dari indikator MACD sebaiknya hanya diperdagangkan ketika volatilitas cukup baik dan terdapat tren yang dikonfirmasi oleh garis tren atau saluran tren.Jika dua level berada terlalu berdekatan (selisih 5–20 pip), perlakukan keduanya sebagai sebuah zona support atau resistance.Setelah pergerakan 15 pip ke arah yang benar, Stop Loss sebaiknya digeser breakeven.Penjelasan pada Grafik:Level (area) harga support dan resistance – level yang menjadi target ketika membuka posisi beli atau jual, atau menjadi sumber sinyal.
Garis merah – saluran atau garis tren yang menunjukkan tren saat ini dan mengindikasikan arah mana yang saat ini lebih disarankan untuk diperdagangkan.
Indikator MACD (14, 22, 3) – histogram dan garis sinyal – indikator pendukung yang juga dapat digunakan sebagai sumber sinyal.
Pernyataan dan laporan penting (yang tercantum dalam kalender berita) dapat berdampak besar pada pergerakan pasangan mata uang. Karena itu, saat data tersebut dirilis, aktivitas trading sebaiknya dilakukan dengan sangat hati-hati, atau keluar dari pasar untuk menghindari pembalikan harga yang tajam berlawanan dengan pergerakan sebelumnya.
Pemula yang bertrading di pasar Forex harus mengingat bahwa tidak setiap transaksi akan menghasilkan profit. Pengembangan strategi yang jelas dan pengelolaan modal yang baik adalah kunci keberhasilan trading jangka panjang.