Uji level harga 157.76 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak naik dari garis nol, mengonfirmasi titik masuk yang valid untuk membeli dolar. Akibatnya, pasangan ini hanya naik 17 poin.
Hari ini, data Indeks Harga Produsen (IHP) AS untuk bulan April akan diumumkan. Namun, perhatian utama terfokus pada IHP inti, yang tidak mencakup elemen-elemen yang paling berfluktuasi seperti harga makanan dan energi. Apabila angka IHP inti lebih tinggi dari yang diperkirakan, hal ini bisa memicu kekhawatiran tentang tekanan inflasi yang berkepanjangan, khususnya setelah data indeks harga konsumen yang dirilis kemarin. Sebaliknya, angka yang lebih rendah bisa menunjukkan perlambatan dalam pergerakan harga, yang dapat memberikan sedikit kelonggaran bagi Federal Reserve.
Faktor penting lainnya akan berasal dari pernyataan anggota FOMC, Susan M. Collins dan Neel Kashkari, yang dijadwalkan pada hari yang sama. Ucapan mereka dapat memberikan wawasan mengenai sikap pimpinan Federal Reserve terhadap risiko inflasi yang ada dan outlook ekonomi. Para pelaku pasar akan mengamati dengan seksama indikasi terkait kebijakan suku bunga ke depan, mempertimbangkan seberapa jauh komentar pejabat The Fed sejalan dengan data ekonomi terbaru dan persepsi pasar secara umum. Gabungan data inflasi bulan April dan pernyataan pejabat The Fed menciptakan situasi untuk kemungkinan peningkatan volatilitas di pasar mata uang asing. Sikap hawkish dari The Fed jelas tidak akan menguntungkan yen Jepang.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih banyak mengandalkan realisasi Skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana membeli USD/JPY ketika titik masuk mencapai level 157.91 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan menuju 158.25 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar level 158.25, saya berencana menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah (mengharapkan pergerakan 30–35 poin berlawanan arah dari level tersebut). Kenaikan pasangan hari ini dapat diharapkan jika data AS yang kuat dirilis. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 157.69 sementara indikator MACD berada di zona oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan memicu pembalikan pasar ke arah atas. Kenaikan menuju level berlawanan di 157.91 dan 158.25 kemudian dapat diharapkan.
Sinyal JualSkenario No. 1: Hari ini, saya berencana menjual USD/JPY setelah terjadi breakout di bawah level 157.69 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah level 157.39, di mana saya berencana menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah (mengharapkan pergerakan 20–25 poin berlawanan arah dari level tersebut). Tekanan pada pasangan akan kembali hari ini jika data AS yang lemah dirilis. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 157.91 sementara indikator MACD berada di zona overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan memicu pembalikan pasar ke arah bawah. Penurunan menuju level berlawanan di 157.69 dan 157.39 kemudian dapat diharapkan.
Penjelasan Grafik:
Garis hijau tipis – harga masuk untuk membeli instrumen trading Garis hijau tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena pertumbuhan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadiGaris merah tipis – harga masuk untuk menjual instrumen trading Garis merah tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena penurunan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadiIndikator MACD – saat memasuki pasar, penting untuk memantau zona overbought dan oversoldPenting: Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat memutuskan untuk masuk ke pasar. Sebaiknya hindari pasar menjelang laporan fundamental utama untuk menghindari terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading selama rilis berita, selalu pasang perintah stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa itu, Anda bisa kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat—terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Dan ingat: trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Membuat keputusan spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday sejak awal.