Analisis Intraday EUR/USD pada 20 Mei. Sistem Trading ICT. Kesenangan Euro Hanya Berumur Pendek

Analisis EUR/USD Grafik 5M

Pasangan mata uang EUR/USD kembali melanjutkan pergerakan turunnya pada hari Selasa setelah gagal menembus area 1,1657–1,1666 atau garis Kijun-sen yang krusial. Karena itu, dari sudut pandang teknikal, semuanya masih berjalan sesuai rencana. Dari sisi faktor lain, isu utama tetap geopolitik, yang terus memberi tekanan pada aset dan mata uang berisiko. Masalahnya, setiap hari masuk begitu banyak informasi yang saling bertentangan, sementara pasar sudah tidak lagi mempercayai pernyataan optimistis terkait kemajuan negosiasi atau penyelesaian konflik yang sudah dekat. Belum ada informasi terkonfirmasi mengenai apa yang sebenarnya sedang dinegosiasikan para pihak, siapa saja yang terlibat dalam pembicaraan, dan konsesi seperti apa yang bersedia diberikan masing-masing peserta untuk memenuhi kepentingan semua pihak. Akibatnya, para pelaku pasar hanya bisa menerka-nerka. Pergerakan pasangan EUR/USD selama dua minggu terakhir dengan jelas mencerminkan posisi pasar saat ini.

Secara teknikal, tren menurun masih berlanjut, tetapi jika Iran dan AS melanjutkan kembali negosiasi minggu ini, dolar mungkin melemah secepat kenaikannya sebelumnya. Sayangnya, geopolitik sekali lagi menjadi faktor yang banyak menentukan pergerakan di pasar valuta asing.

Pada timeframe 5 menit di hari Selasa, terbentuk dua sinyal transaksi. Di awal sesi perdagangan Asia, pasangan ini memantul dari area 1,1657–1,1666, dan pada sesi Eropa berhasil mencapai area target 1,1615–1,1626. Selama sesi Amerika, sinyal jual lain muncul ketika harga menembus area 1,1615–1,1625. Dengan demikian, trader berkesempatan untuk membuka setidaknya satu posisi transaksi.

Analisis EUR/USD Grafik 4 Jam

Pada timeframe 4 jam, kondisi dalam sistem trading ICT sangat mendukung bagi para trader pada hari Senin. Pada hari itu, harga berhasil menguji area POI terdekat untuk penjualan — FVG "bearish" di 1,1658–1,1667. Selain itu, pada malam menjelang Selasa, sebuah sinyal terbentuk di area tersebut, dan sepanjang hari, harga bergerak turun. Dengan demikian, sinyal tersebut bekerja dengan sangat baik.

Pada hari Selasa, terbentuk lagi satu FVG bearish yang juga dapat digunakan sebagai POI. Penting untuk diingat bahwa di area ini harus terbentuk sinyal konfirmasi pada timeframe dua tingkat di bawah timeframe saat ini, dan bukan sekadar harga menyentuh area tersebut.

Analisis EUR/USD Grafik 1 Jam

Pada timeframe per jam, pasangan EUR/USD terus membentuk tren menurun yang baru. Situasi di Timur Tengah tetap tegang; tidak memburuk, tetapi negosiasi kembali menemui jalan buntu, sehingga memungkinkan dolar menunjukkan penguatan moderat. Dalam jangka pendek, pergerakan harga akan bergantung pada faktor geopolitik. Jika tidak muncul tanda-tanda baru eskalasi di Timur Tengah, dolar akan mulai kehilangan kekuatan.

Untuk 20 Mei, kami menyoroti level-level trading berikut: 1,1362, 1,1426, 1,1542, 1,1615–1,1625, 1,1657–1,1666, 1,1750–1,1760, 1,1786, 1,1830–1,1837, 1,1907–1,1922, serta garis Senkou Span B (1,1736) dan garis Kijun-sen (1,1658). Perlu diingat bahwa garis-garis indikator Ichimoku dapat bergerak sepanjang hari, yang perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa untuk mengatur order Stop Loss ke titik impas jika harga bergerak ke arah yang benar sejauh 15 pip. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.

Pada hari Rabu, estimasi kedua inflasi bulan April untuk Zona Euro akan dirilis, dan notulen rapat terakhir FOMC akan dipublikasikan di AS. Kami menganggap kedua peristiwa ini relatif kecil. Geopolitik kembali akan menjadi penentu dinamika pasar.

Rekomendasi Trading:

Hari ini, trader dapat membuka posisi jual baru dengan target 1,1542 setelah terbentuk retracement harga dari area 1,1615–1,1625. Posisi beli dapat dibuka jika harga berkonsolidasi di atas area 1,1615–1,1625, dengan target 1,1657–1,1666. Pada timeframe 4 jam, diperlukan sinyal di bearish FVG 1,1628–1,1636 untuk membuka posisi jual baru.

Penjelasan untuk Ilustrasi:Level harga support dan resistance – garis tebal merah tempat pergerakan berpotensi berakhir. Ini bukan sumber sinyal trading.Garis Kijun-sen dan Senkou Span B – garis indikator Ichimoku yang dipindahkan dari timeframe 4 jam ke timeframe per jam. Ini merupakan garis yang kuat.Level ekstrem – garis tipis merah tempat harga sebelumnya memantul. Ini berfungsi sebagai sumber sinyal trading.Garis kuning – garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.CHOCH – perubahan struktur tren.Likuiditas – Stop Loss, pending order yang digunakan market maker untuk membangun posisi mereka.FVG – Fair Value Gap. Harga bergerak sangat cepat melewati area ini, yang menunjukkan sama sekali tidak ada satu sisi pelaku pasar. Selanjutnya, harga cenderung kembali dan bereaksi terhadap area-area tersebut untuk melanjutkan tren utama.IFVG – Inverted Fair Value Gap. Setelah kembali ke area seperti ini, harga tidak bereaksi; harga menembusnya secara impulsif dan kemudian mengujinya dari sisi yang berlawanan.OB – Order Block. Candlestick tempat market maker membuka posisi dengan tujuan mengumpulkan likuiditas untuk membentuk posisi di arah yang berlawanan.