Uji level 1,3418 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di bawah garis nol, yang membatasi potensi penurunan pasangan. Uji kedua pada 1,3418 memicu pelaksanaan Skenario Beli No. 2 untuk pound, menghasilkan kenaikan pasangan sebesar 15 poin.
Perhatian para investor hari ini akan tertuju pada Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan. Indikator ini, yang dianggap sebagai salah satu indikator utama aktivitas konsumen, dapat berdampak signifikan pada dinamika pasar. Data yang kuat dapat memperkuat keyakinan akan pertumbuhan ekonomi yang stabil, sementara angka lemah bisa menimbulkan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi.
Pada saat yang sama, data ekspektasi inflasi juga akan dipublikasikan. Informasi ini sangat penting bagi Federal Reserve dalam merumuskan keputusan kebijakan moneter. Ekspektasi inflasi yang tetap tinggi dapat mendorong Fed menuju langkah kebijakan yang lebih ketat, termasuk potensi kenaikan suku bunga, untuk menahan kenaikan harga.
Perhatian khusus juga akan tertuju pada komentar dari anggota FOMC Christopher Waller, yang dikenal karena pernyataannya yang beralasan baik dan terkadang bersifat hawkish.
Adapun strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan pelaksanaan Skenario No. 1 dan No. 2.
Hari ini, saya berencana membeli pound saat mencapai titik entry sekitar 1.3435 (garis hijau pada grafik), dengan target di 1.3466 (garis hijau tebal pada grafik). Di sekitar 1.3466, saya berencana menutup posisi long dan membuka posisi short ke arah berlawanan, menargetkan pergerakan 30–35 poin dari level tersebut.
Kenaikan pound lebih lanjut hari ini hanya mungkin terjadi setelah rilis data AS yang lemah.
Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari sana.
Skenario No. 2Saya juga berencana membeli pound hari ini jika terjadi dua kali uji berturut-turut pada level 1.3415 sementara indikator MACD berada di wilayah oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan memicu pembalikan ke atas. Dalam kasus ini, kenaikan menuju level 1.3435 dan 1.3466 dapat diharapkan.
Sinyal JualSkenario No. 1Hari ini, saya berencana menjual pound setelah penembusan di bawah level 1,3415 (garis merah pada grafik), yang dapat memicu penurunan cepat pada pasangan. Target utama bagi penjual adalah level 1,3383, di mana saya akan menutup posisi short dan segera membuka posisi long ke arah berlawanan, menargetkan rebound 20–25 poin dari level tersebut.
Tekanan pada pound kemungkinan akan kembali hari ini jika rilis data AS menunjukkan angka kuat.
Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari sana.
Skenario No. 2Saya juga berencana menjual pound hari ini jika terjadi dua kali uji berturut-turut pada level 1.3435 sementara indikator MACD berada di wilayah overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan memicu pembalikan turun. Dalam kasus ini, penurunan menuju level 1.3415 dan 1.3383 dapat diharapkan.
Trader Forex pemula harus membuat keputusan entry pasar dengan sangat hati-hati. Sebelum rilis laporan fundamental utama, sebaiknya menjauh dari pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan trading saat rilis berita, selalu pasang order stop-loss untuk meminimalkan potensi kerugian. Tanpa perlindungan stop-loss, Anda dapat kehilangan seluruh deposit dengan sangat cepat—terutama jika trading dengan volume besar tanpa manajemen modal yang tepat.
Dan ingat, trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang dipaparkan di atas. Keputusan trading spontan yang hanya didasarkan pada kondisi pasar saat ini umumnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.