Analisis Intraday EUR/USD pada 26 Mei. Sistem Trading ICT. Pasar Tidak Terlalu Yakin dengan Trump

Analisis EUR/USD Grafik 5M:

Pasangan mata uang EUR/USD memulai minggu yang baru dengan lonjakan naik cukup kuat, yang berakhir dalam waktu satu jam sejak pergerakan tersebut dimulai. Untuk sisa hari itu, pasangan EUR/USD bergerak cenderung mendatar, dengan volatilitas yang sangat rendah dan terus menurun dari hari ke hari. Dengan demikian, pasar bereaksi secara formal terhadap pernyataan Donald Trump pada hari Minggu mengenai dekatnya kesepakatan damai dengan Iran dan dibukanya kembali Selat Hormuz, tetapi tidak terlalu memberi kepercayaan pada pernyataan tersebut. Sikap pasar terhadap pernyataan presiden AS ini tidak mengherankan. Jika setidaknya 50% pernyataan Trump secara konsisten terwujud dan mencerminkan kenyataan, mungkin pelaku pasar akan lebih sering mempercayai ucapannya. Karena itu, pasar memilih menunggu pengumuman resmi terkait penandatanganan memorandum yang disebutkan tersebut, atau setidaknya konfirmasi dari Teheran, yang tidak muncul pada hari Senin.

Dari sudut pandang teknikal, tren menurun masih bertahan. Harga berada di bawah garis Senkou Span B, dan garis tren masih belum dapat dibentuk. Dengan demikian, tren menurun yang baru akan dianggap berakhir setelah garis Senkou Span B berhasil ditembus. Tanpa penandatanganan memorandum tersebut, akan sulit bagi euro untuk menembus dan bergerak di atas garis ini.

Pada timeframe 5 menit di hari Senin, tidak muncul sinyal trading apa pun, dan seperti terlihat pada ilustrasi di atas, pasangan ini bergerak mendatar sepanjang hari. Tidak ada alasan yang cukup bagi trader untuk membuka posisi apa pun kemarin.

Analisis EUR/USD Grafik 4 Jam:

Pada timeframe 4 jam dengan menggunakan sistem trading ICT, harga membentuk sinyal beli di dalam order block "bullish" pada minggu lalu, dan pada hari Senin terbentuk FVG bullish baru yang langsung mendapat reaksi pasar. Dengan demikian, selama dua hari terakhir, setidaknya ada dua sinyal beli yang terbentuk dan bisa dengan mudah dieksekusi oleh para trader. Sinyal pertama sudah menghasilkan keuntungan, sementara sinyal kedua berpotensi memberikan keuntungan pada minggu ini. Yang terpenting adalah faktor geopolitik tidak sampai menghambat euro untuk menunjukkan setidaknya kenaikan moderat.

Analisis EUR/USD Grafik 1 Jam:

Pada timeframe per jam, pasangan EUR/USD terus membentuk tren menurun. Situasi di Timur Tengah tetap tegang, tetapi tidak memburuk, dan Washington serta Teheran berpotensi menandatangani kesepakatan pendahuluan minggu ini. Jika tidak muncul tanda-tanda eskalasi baru di Timur Tengah dan nota kesepahaman tersebut benar-benar ditandatangani, dolar akan mulai kehilangan kekuatan.

Untuk 26 Mei, kami menyoroti level-level berikut untuk trading: 1,1362, 1,1426, 1,1542, 1,1615-1,1625, 1,1657-1,1666, 1,1750-1,1760, 1,1786, 1,1830-1,1837, 1,1907-1,1922, serta garis Senkou Span B (1,1686) dan Kijun-sen (1,1614). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergerak sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa memindahkan Stop Loss ke titik impas jika harga bergerak 15 pip ke arah yang benar. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.

Pada hari Selasa, tidak ada acara penting atau rilis data yang dijadwalkan di Uni Eropa maupun AS, dan pasar akan terus menunggu informasi geopolitik dan konfirmasi terkait kedekatan tercapainya kesepakatan antara Iran dan AS. Jika tidak ada kabar baru, kita akan menghadapi satu hari yang kembali sepi dengan pergerakan harga yang minimal.

Rekomendasi Trading:

Hari ini, trader dapat membuka posisi jual dengan target 1,1615-1,1625 jika harga memantul dari area 1,1657-1,1666. Posisi beli dapat dibuka jika harga memantul dari area 1,1615-1,1625, dengan target area 1,1657-1,1666 dan garis Senkou Span B. Posisi beli pada timeframe 4 jam relevan setelah sinyal beli terbentuk di order block dan FVG.

Penjelasan untuk Ilustrasi:

Level support dan resistance harga – garis tebal merah, pergerakan dapat berakhir di sekitar area ini. Level-level ini bukan sumber sinyal trading.

Garis Kijun-sen dan Senkou Span B – garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari timeframe 4 jam. Ini adalah garis-garis yang kuat.

Level ekstrem – garis tipis merah, tempat harga sebelumnya memantul. Level-level ini merupakan sumber sinyal trading.

Garis kuning – garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.

CHOCH – perubahan struktur tren.

Liquidity – likuiditas, Stop Loss, dan pending order yang digunakan market maker untuk membentuk posisi mereka.

FVG – area inefisiensi harga. Harga bergerak sangat cepat melalui area seperti ini, yang menunjukkan tidak adanya salah satu sisi pelaku pasar. Selanjutnya, harga cenderung kembali dan bereaksi dari area tersebut, lalu melanjutkan tren utama.

IFVG – area inefisiensi harga terbalik. Setelah kembali ke area seperti ini, harga tidak bereaksi terhadapnya; sebaliknya, harga menembus secara impulsif dan kemudian mengujinya dari sisi lain.

OB – order block. Candlestick tempat market maker membuka posisi untuk mengambil likuiditas dan membentuk posisinya sendiri ke arah yang berlawanan.