Selera kembali ke pasar

Selera datang saat makan. Meskipun Broadcom berhasil mencapai proyeksi pendapatan internalnya sebesar $100 miliar, para investor menginginkan lebih. Harga sahamnya anjlok sekitar 13%, dan kapitalisasi pasarnya susut kira-kira $286 miliar, mencatatkan salah satu penurunan nilai pasar harian terbesar dalam sejarah ekuitas AS. Namun kemunduran raksasa teknologi tersebut tidak menggoyahkan pasar secara keseluruhan: sekitar 360 konstituen S&P 500 ditutup di zona hijau, sehingga indeks tersebut tetap berakhir menguat.

Satu keping domino yang jatuh bisa merobohkan seluruh susunan. Para investor sebelumnya terobsesi pada perusahaan chip, memborong sahamnya bak kue panas. Pembicaraan soal gelembung AI meluas dan pasar hanya menunggu pemicu untuk aksi ambil untung. Proyeksi kuartalan Broadcom bisa saja menjadi pemicu itu, bisa juga tidak, tetapi kejatuhan saham perusahaan ini mengguncang seluruh sektor teknologi.

Kinerja Nasdaq 100

Akibatnya, Nasdaq 100 ditutup melemah, sementara para investor yang mencari perlindungan dari saham teknologi mega-cap beralih ke aset lain, sehingga pergerakan indeks saham AS berakhir bervariasi. Dow Jones mencetak rekor tertinggi baru, dan S&P 500 berhasil menutup gap penurunan di pembukaan dan berakhir menguat.

Saham sektor keuangan muncul sebagai tempat berlindung utama. Hanya 15% responden dalam survei MLIV Pulse yang memperkirakan fed funds rate akan turun dari level saat ini. Sebagian besar memperkirakan suku bunga akan bertahan di 3,75% atau bahkan naik lebih lanjut, yang menjadi faktor pendorong bagi saham perbankan.

Dinamika indeks saham AS

Data pasar tenaga kerja AS untuk bulan Mei sangat dinantikan. Pertumbuhan payroll yang positif justru akan menjadi kabar buruk bagi S&P 500 — penguatan lapangan kerja meningkatkan kemungkinan pengetatan kebijakan oleh Fed. Sebaliknya, tanda-tanda tekanan di pasar tenaga kerja akan meningkatkan probabilitas pemangkasan suku bunga pada 2026 dan memberikan dukungan bagi indeks secara luas.

Derivatif mengindikasikan reaksi pasar saham yang terbatas terhadap rilis nonfarm payrolls pada hari Jumat: harga pasar menyiratkan pergerakan S&P 500 tidak lebih dari ±0,6% saat data dirilis.

Judul-judul berita yang saling bertentangan terus berdatangan dari Timur Tengah. Iran melaporkan tidak ada kemajuan dalam pembicaraan dengan AS, dan Hezbollah menyatakan tidak akan mematuhi gencatan senjata Israel. Namun, Presiden AS Donald Trump bersikeras bahwa kesepakatan Washington–Teheran sudah berada pada tahap akhir negosiasi.

Secara teknikal, grafik harian menunjukkan bahwa S&P 500 berhasil menutup gap turun pada saat pembukaan. Hal ini menegaskan kekuatan bull dan mendukung strategi buy-the-dip menuju target yang sudah disebutkan sebelumnya di $7.700. Syarat yang diperlukan adalah konsolidasi di atas fair value di $7.585.