Revisi Gelombang EUR/USD dalam Chart 4 Jam
Pola gelombang di grafik 4 jam untuk pasangan EUR/USD telah mengalami beberapa perubahan. Belum ada dasar untuk mengabaikan fase tren naik (yang terlihat di grafik bawah) yang dimulai sejak Januari tahun lalu. Namun, struktur tren yang ada saat ini telah diubah menjadi format korektif. Dalam jangka panjang, gelombang C bisa saja muncul, dengan perkiraan terendah yang mungkin terbentuk di bawah titik terendah gelombang A. Saat ini, cukup sulit untuk mempercayai adanya penurunan euro yang begitu dalam, tetapi kuartal pertama 2026 menunjukkan bahwa kondisi geopolitik bisa berpotensi mengubah arah pasar secara signifikan.
Struktur Bearish Lima Gelombang
Pada time frame yang lebih pendek, struktur bearish berupa lima gelombang dapat diidentifikasi. Setelah struktur ini selesai, pasangan mata uang ini berpotensi untuk memasuki rangkaian gelombang naik yang baru, dan pada fase ini polanya terlihat sudah lengkap. Oleh karena itu, pemantulan dari level 1. 1513, yang bertepatan dengan Fibonacci retracement 76,4%, bisa mendukung penguatan euro lebih lanjut. Namun, tanpa dukungan dari faktor-faktor geopolitik dan ECB, setiap kenaikan euro mungkin akan terbatas.
Pergerakan Pasar yang Tenang
Pasangan EUR/USD tidak menunjukkan perubahan signifikan selama sesi trading di hari Senin, sementara tingkat volatilitas tetap minim. Arus berita juga terbatas, sehingga pelaku pasar tidak menemukan banyak hal yang menarik perhatian. Hari ini kemungkinan juga akan berjalan relatif tenang, karena tampaknya trader menyimpan tenaga menjelang Rabu dan Kamis.
Laporan Inflasi AS dan Pertemuan ECB
Perlu diingat bahwa laporan inflasi AS untuk bulan Mei akan dirilis besok, dan pada hari Kamis akan ada pertemuan kebijakan ECB serta pernyataan dari Christine Lagarde. Apa yang bisa diharapkan dari peristiwa ini?
Prospek inflasi di AS saat ini cukup jelas. Semakin tinggi inflasi, semakin besar ekspektasi pasar terhadap pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve. Meski begitu, pasar sudah memperkirakan bahwa FOMC mungkin akan menaikkan suku bunga tahun ini. Oleh karena itu, faktor ini tampaknya sudah banyak tertuang dalam harga. Akibatnya, bahkan data inflasi yang bagus pun tidak akan mungkin menyebabkan penguatan dolar AS yang signifikan.
Dampak Penurunan Inflasi pada Dolar
Jika inflasi menurun, dengan mempertimbangkan ketidakbersediaan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga, dolar bisa mulai kehilangan kekuatannya. Menurut pendapat saya, laporan Consumer Price Index tidak mungkin memberikan dukungan berarti bagi para penjual minggu ini.
Reaksi Pasar Terhadap Pertemuan ECB
Di sisi lain, pertemuan ECB saat ini hampir diabaikan oleh pasar. Pelaku pasar lebih fokus pada kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve, sementara kurang memperhatikan prospek peningkatan suku bunga ECB yang diharapkan pada hari Kamis. Karena itu, faktor pengetatan kebijakan moneter di Zona Euro mungkin belum sepenuhnya tercermin dalam harga pasar.
Potensi Kenaikan Euro
Jika penilaian ini benar, euro bisa mulai membentuk fase tren naik yang baru menjelang akhir pekan. Pada awalnya, pergerakan ini akan dianggap sebagai koreksi. Namun, dengan adanya dukungan dari faktor geopolitik, pergerakan itu bisa berkembang menjadi sebuah kenaikan yang kuat. Menurut saya, keseimbangan risiko dan potensi imbal hasil saat ini masih cukup menarik untuk membuka posisi buy. Namun demikian, trader harus tetap memantau perkembangan secara cermat, karena gagalnya negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat bisa kembali memperkuat dolar AS.
Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini masih berada dalam segmen tren naik yang lebih luas (terlihat pada chart bawah), sementara dalam jangka pendek masih berada dalam segmen tren turun yang kemungkinan sudah selesai.
Menurut pendapat saya, kondisi saat ini memberikan peluang yang cukup masuk akal untuk mempertimbangkan posisi buy. Gagalnya upaya untuk menembus ke bawah 1.1513, yang bertepatan dengan level retracement Fibonacci 76,4%, bersama dengan tampilan struktur tren turun yang tampak sudah lengkap, mengisyaratkan bahwa pasangan ini dapat beralih ke rangkaian gelombang naik baru dengan target di sekitar level 1.1700 dan lebih tinggi.
Pada time frame yang lebih tinggi, segmen tren naik masih terlihat, yang kemudian diikuti oleh perkembangan struktur gelombang korektif. Dalam waktu dekat, gelombang C diperkirakan akan terbentuk dengan target di sekitar 1.1352, yang bertepatan dengan level retracement Fibonacci 38,2%. Setelah struktur korektif A-B-C selesai, tren naik jangka panjang yang baru dapat dimulai.
Prinsip Utama Analisis SayaStruktur gelombang harus sederhana dan mudah diidentifikasi. Struktur yang kompleks sulit untuk trading dan seringkali perlu direvisi.Jika tidak ada keyakinan terhadap kondisi pasar, lebih baik berada di luar pasar.Kepastian mutlak mengenai arah pasar tidak pernah ada. Selalu gunakan order Stop Loss pelindung.Analisis gelombang dapat dikombinasikan dengan bentuk analisis dan strategi trading lainnya.