Uji harga pada 160,47 terjadi bersamaan dengan saat indikator MACD mulai turun dari garis nol, yang menandakan momen yang tepat untuk menjual dolar. Akibatnya, pasangan mata uang ini turun mencapai target di level 160,14.
Yen mengalami penguatan yang signifikan kemarin, sementara dolar AS mengalami pelemahan. Perubahan ini dipicu oleh pernyataan positif dari Presiden Donald Trump mengenai keinginannya untuk mencapai kesepakatan substansial untuk menghentikan konflik dengan Iran. Langkah ini, yang menunjukkan pergeseran dari pendekatan militer menuju solusi diplomatik, secara alami meningkatkan minat terhadap yen; meskipun, penguatan tersebut tidak bertahan lama.
Perhatian akan tetap terfokus pada keadaan di Timur Tengah dan tindakan Bank of Japan, yang akhir-akhir ini sangat cenderung melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk memperkuat yen, karena target di level 160 yen sudah lama tercapai, dan pasangan USD/JPY tidak menunjukkan indikasi akan jatuh di bawah level itu tanpa adanya intervensi.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan penerapan skenario #1 dan #2.
Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika harga mencapai titik masuk di sekitar 160,38 (garis hijau pada grafik) dengan target kenaikan ke level 160,60 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Pada titik 160,60, saya bermaksud keluar dari pasar dan membuka posisi jual berlawanan arah, dengan ekspektasi pergerakan sebesar 30–35 pips dari titik masuk. Pembelian pasangan ini sebaiknya dilakukan kembali saat terjadi koreksi dan penurunan tajam pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 160,25, saat indikator MACD berada di area jenuh jual. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan berujung pada pembalikan arah pasar ke atas. Kenaikan bisa diharapkan menuju level berlawanan di 160,38 dan 160,60.
Skenario PenjualanSkenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 160,25 (garis merah pada grafik) ditembus, yang akan memicu penurunan tajam pada pasangan ini. Target utama penjual akan berada di 160,02, di mana saya bermaksud menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah (dengan ekspektasi pergerakan sebesar 20–25 pips berlawanan arah dari level tersebut). Penjual bisa kembali kapan saja; isyarat dari bank sentral saja sudah cukup. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 160,38, saat indikator MACD berada di area jenuh beli. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan berujung pada pembalikan arah pasar ke bawah. Penurunan bisa diharapkan menuju level berlawanan di 160,25 dan 160,02.