Uji harga di 161,05 bertepatan dengan momen ketika indikator MACD baru mulai bergerak naik dari garis nol, mengonfirmasi titik entri yang tepat untuk membeli dolar. Akibatnya, pasangan ini naik ke sekitar 161,57.
Yen Jepang terus melemah tajam terhadap dolar AS, mencapai level terendah dalam empat dekade. Tren yang mengkhawatirkan ini terjadi di tengah sinyal jelas mengenai potensi intervensi mata uang dari Jepang, yang sebelumnya telah memperingatkan kesiapan untuk mengambil tindakan berani demi melindungi mata uang nasionalnya. Terlepas dari peringatan serius tersebut, yen terus kehilangan nilai, yang menunjukkan ketidakpastian pasar terhadap efektivitas langkah-langkah potensial dari Tokyo atau kuatnya tekanan dolar.
Kerentanan yen menimbulkan kekhawatiran serius di Jepang, karena barang-barang impor, termasuk bahan baku dan energi, menjadi jauh lebih mahal, yang melemahkan daya beli masyarakat dan meningkatkan biaya bagi pelaku usaha. Bank of Japan sebelumnya mempertahankan kebijakan moneter yang sangat longgar meskipun inflasi di negara lain meningkat, sehingga turut berkontribusi pada lemahnya yen. Namun, pelemahan tajam saat ini yang terjadi setelah kenaikan suku bunga baru-baru ini cukup membingungkan. Tampaknya para pelaku pasar menunggu langkah yang lebih agresif dari Federal Reserve AS, yang memicu meningkatnya aktivitas carry-trade. Perbedaan suku bunga antara AS dan Jepang bisa semakin nyata, menjadikan dolar lebih menarik sebagai instrumen investasi dan menciptakan permintaan berkelanjutan terhadap mata uang AS. Perbedaan arah kebijakan moneter antara kedua bank sentral ini menjadi pendorong utama dinamika pasangan mata uang USD/JPY saat ini.
Untuk strategi intraday, saya akan terutama mengandalkan realisasi skenario #1 dan #2.
Garis hijau tipis – harga masuk untuk melakukan pembelian instrumen trading;
Garis hijau tebal – perkiraan level harga untuk menetapkan Take Profit atau mengamankan profit secara manual, karena kenaikan lebih lanjut di atas level ini kecil kemungkinannya;
Garis merah tipis – harga masuk untuk melakukan penjualan instrumen trading;
Garis merah tebal – perkiraan level harga untuk menetapkan Take Profit atau mengamankan profit secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini kecil kemungkinannya;
Indikator MACD. Saat masuk ke pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.
Penting: Trader pemula di pasar Forex harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan untuk masuk posisi. Sebelum laporan fundamental penting dirilis, sebaiknya tetap berada di luar pasar untuk menghindari terseret fluktuasi tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen keuangan dan trading dengan volume besar.
Dan ingat, untuk trading yang sukses, Anda memerlukan rencana trading yang jelas seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat itu pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.