Uji harga pada angka 161,78 berlangsung ketika indikator MACD mulai menunjukkan kenaikan dari garis nol, yang menandakan waktu yang tepat untuk membeli dolar. Akibatnya, pasangan mata uang ini hanya mengalami kenaikan sebesar 15 pip.
Kemarin, Menteri Keuangan Jepang, Shunichi Suzuki, melakukan percakapan melalui telepon dengan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, yang sempat memberikan dukungan sementara bagi yen, yang saat ini berada di dekat titik terendahnya dalam waktu empat dekade. Dalam diskusi tersebut, mereka membahas kerjasama ekonomi antara kedua negara dan situasi terkini di pasar keuangan global. Penurunan nilai mata uang Jepang menjadi masalah yang sangat mendesak. Bessent meyakinkan rekan dari Jepang bahwa AS mengamati pergerakan nilai tukar dengan seksama dan bersedia untuk berdialog demi menstabilkan keadaan.
Pernyataan semacam ini, meskipun bersifat umum, bisa memiliki efek positif sementara terhadap nilai tukar yen. Namun, faktor-faktor dasar seperti perbedaan suku bunga antara Jepang dan AS, serta ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut, masih memberikan tekanan pada mata uang Jepang.
Terlihat jelas bahwa percakapan telepon di antara para menteri tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga stabilitas yen, meskipun sejauh ini belum mengarah pada tindakan intervensi valuta asing yang signifikan.
Untuk strategi intraday, saya terutama akan menerapkan skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario No. 1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika harga menyentuh titik masuk di sekitar 161.78 (garis hijau pada grafik) dengan target kenaikan ke level 162.07 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 162.07, saya berencana menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, dengan target pergerakan 30–35 pip dari titik masuk. Sebaiknya kembali melakukan pembelian pasangan ini saat koreksi dan penurunan tajam pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali uji berturut-turut pada harga 161.62, dengan indikator MACD berada di area jenuh jual. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan memicu pembalikan naik di pasar. Kenaikan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 161.78 dan 162.07.
Skenario JualSkenario No. 1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 161.62 (garis merah pada grafik) ditembus, yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama penjual akan berada di 161.34, di mana saya berencana menutup posisi jual dan segera melakukan pembelian berlawanan arah, dengan target pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut. Penjual dapat kembali kapan saja hanya dengan sedikit sinyal dari bank sentral. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali uji berturut-turut pada harga 161.78, dengan indikator MACD berada di area jenuh beli. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan memicu pembalikan turun di pasar. Penurunan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 161.62 dan 161.34.