Pengujian harga di 1,1416 bertepatan dengan momen ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di atas level nol, yang membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut pada akhir pekan. Karena alasan ini, saya tidak membeli euro.
Data positif dari University of Michigan memperkuat posisi dolar. Bersamaan dengan komentar dari perwakilan Federal Reserve, faktor-faktor ini secara keseluruhan mendorong pasar untuk menilai ulang ekspektasi terkait arah kebijakan moneter, meningkatkan proyeksi kenaikan suku bunga yang lebih cepat. Dengan latar belakang ini, pasangan EUR/USD mendapat tekanan yang cukup besar, kembali turun ke level pembukaan hari Jumat lalu.
Para pelaku pasar akan mencermati setiap kata dari kepala ECB untuk menentukan arah kebijakan moneter di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi. Meskipun rilis makroekonomi terbaru menunjukkan adanya sedikit stabilisasi dalam ekspektasi inflasi, retorika Lagarde tetap menjadi pendorong utama pergerakan jangka pendek pada pasangan EUR/USD. Ia diperkirakan akan mempertahankan nada yang berhati-hati, menekankan ketergantungan ECB pada data yang masuk dan perlunya mempertahankan suku bunga tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.
Angka-angka untuk suplai uang M3 dan kredit sektor swasta, yang akan dirilis hari ini untuk Zona Euro, sebaliknya merupakan indikator yang tertinggal (lagging indicators). Para analis memprediksi perlambatan moderat dalam laju pertumbuhan agregat uang, yang merupakan konsekuensi langsung dari kondisi pembiayaan ketat yang sebelumnya diterapkan untuk memerangi kenaikan harga.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan penerapan skenario #1 dan #2.
Skenario #1: Hari ini Anda dapat membeli euro ketika harga mencapai sekitar 1,1410 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan menuju 1,1435. Di 1,1435, saya berencana keluar dari pasar dan menjual kembali euro, dengan ekspektasi pergerakan 30–35 pip dari titik masuk. Anda baru dapat mengandalkan kenaikan euro setelah komentar tegas dari Lagarde. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli euro hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1,1393 ketika indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu pembalikan naik di pasar. Pergerakan menuju level berlawanan di 1,1410 dan 1,1435 dapat diantisipasi.
Skenario JualSkenario #1: Saya berencana menjual euro setelah harga mencapai 1,1393 (garis merah pada grafik). Target terletak di 1,1358, tempat saya berniat keluar dari pasar dan langsung membeli ke arah berlawanan (dengan ekspektasi pergerakan 20–25 pip ke arah sebaliknya dari level tersebut). Tekanan pada pasangan hari ini akan kembali hanya jika perwakilan ECB mengambil sikap yang lunak (dovish). Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual euro hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 1,1410 ketika indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu pembalikan turun di pasar. Penurunan menuju level berlawanan di 1,1393 dan 1,1358 dapat diantisipasi.
Garis tipis hijau – level masuk untuk membuka posisi beli pada instrumen trading;
Garis tebal hijau – level harga yang diperkirakan untuk menempatkan Take Profit atau mengamankan keuntungan secara manual, karena kenaikan kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini;
Garis tipis merah – level masuk untuk membuka posisi jual pada instrumen trading;
Garis tebal merah – level harga yang diperkirakan untuk menempatkan Take Profit atau mengamankan keuntungan secara manual, karena penurunan kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini;
Indikator MACD. Saat masuk pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.
Catatan: Trader pemula di pasar forex harus sangat berhati‑hati ketika mengambil keputusan masuk. Sebelum laporan fundamental penting dirilis, sebaiknya jangan masuk pasar terlebih dahulu agar tidak terjebak dalam pergerakan harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menerapkan pengelolaan modal dan trading dengan volume besar.
Dan ingat, untuk trading yang berhasil, Anda memerlukan rencana trading yang jelas seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.