Uji level harga 1.1410 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di atas garis nol, sehingga membatasi potensi kenaikan pasangan ini. Karena alasan inilah saya tidak membeli euro. Uji kedua di 1.1410 memicu Skenario No. 2 untuk menjual euro, yang menghasilkan penurunan moderat pada pasangan ini.
Seperti yang tertera dalam informasi hari ini, angka uang yang beredar M3 di zona euro mengalami lonjakan signifikan pada bulan Mei, memberikan dukungan tambahan bagi pihak hawkish di ECB. Berdasarkan laporan tersebut, pertumbuhan tahunan agregat M3 yang luas meningkat menjadi 3,2%, naik dari 2,7% yang tercatat pada bulan April.
Peningkatan M3 di zona euro menunjukkan bahwa kondisi finansial semakin membaik dan ada peningkatan dalam aktivitas bisnis. Hal ini bisa mendorong peningkatan belanja oleh konsumen dan juga investasi, yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi. Perbaikan dalam penyaluran kredit, yang terlihat dari bertambahnya volume pinjaman untuk rumah tangga maupun perusahaan, adalah indikasi lain bahwa kegiatan ekonomi mulai menunjukkan tanda-tanda penguatan. Dengan situasi yang menguntungkan ini, kemungkinan European Central Bank akan melanjutkan upaya untuk memperketat kebijakan moneternya. Kenaikan suku bunga pada bulan Juli dianggap sebagai langkah yang tepat untuk menanggulangi inflasi yang masih di atas nilai yang ditargetkan.
Saat ini tidak ada data ekonomi dari AS yang akan dirilis pada paruh kedua hari ini, yang dapat berdampak pada berkurangnya minat terhadap dolar. Dalam keadaan ini, aktivitas di pasar mungkin akan tetap terbatas. Namun, pernyataan dari pejabat Federal Reserve serta wakil bank sentral utama lainnya masih berpotensi memengaruhi pergerakan pasangan mata uang EUR/USD secara intraday.
Untuk strategi intraday saya, saya terutama akan mengandalkan realisasi Skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario No. 1: Beli euro saat harga mencapai 1.1410 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 1.1435. Saya berencana menutup posisi beli di 1.1435 dan mempertimbangkan membuka posisi jual di level tersebut, menargetkan pergerakan 30–35 poin dari harga masuk. Kenaikan hari ini diperkirakan hanya menjadi bagian dari pergerakan korektif.
Penting: Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik.
Skenario No. 2: Saya juga akan mempertimbangkan untuk membeli jika harga menguji level 1.1393 dua kali berturut-turut ketika indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan ini dan dapat memicu pembalikan naik (bullish reversal). Dalam kasus tersebut, pergerakan menuju 1.1410 dan 1.1435 bisa diharapkan.
Sinyal JualSkenario No. 1: Saya berencana menjual euro setelah harga mencapai 1.1393 (garis merah pada grafik). Target penurunan berada di 1.1358, di mana saya berniat menutup posisi jual dan segera mempertimbangkan untuk membeli, dengan target rebound sebesar 20–25 poin. Tekanan jual tampaknya kecil kemungkinannya untuk kembali menguat hari ini.
Penting: Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun.
Skenario No. 2: Saya juga akan mempertimbangkan untuk menjual jika harga menguji level 1.1410 dua kali berturut-turut ketika indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan ini dan dapat memicu pembalikan turun (bearish reversal). Dalam kasus tersebut, penurunan menuju 1.1393 dan 1.1358 bisa diharapkan.
Penjelasan Grafik:
Garis hijau tipis – harga masuk untuk membeli instrumen trading Garis hijau tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena pertumbuhan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadiGaris merah tipis – harga masuk untuk menjual instrumen trading Garis merah tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena penurunan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadiIndikator MACD – saat memasuki pasar, penting untuk memantau zona overbought dan oversoldPenting: Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat memutuskan untuk masuk ke pasar. Sebaiknya hindari pasar menjelang laporan fundamental utama untuk menghindari terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading selama rilis berita, selalu pasang perintah stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa itu, Anda bisa kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat—terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Dan ingat: trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Membuat keputusan spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday sejak awal.