EUR/USD – 30 Juni: ECB Melanjutkan Pengetatan Kebijakan Moneter di Tengah Risiko Inflasi

Pada hari Senin, EUR/USD mencatat kenaikan tipis, tetapi pihak bull untuk kedua kalinya gagal mempertahankan posisi di atas level retracement 100,0% di 1,1409. Alhasil, pergerakan berkelanjutan di bawah 1,1409 tetap membuka peluang penurunan baru menuju level Fibonacci 127,2% di 1,1290. Penutupan ketiga di atas 1,1409 kembali akan menguntungkan euro dan bisa mendukung pemulihan moderat menuju level retracement 76,4% di 1,1514.

Struktur Gelombang dan Sentimen Pasar

Pola gelombang pada grafik per jam masih menunjukkan sikap bearish. Gelombang penurunan terakhir yang telah lengkap berhasil melampaui titik terendah sebelumnya, sementara gelombang kenaikan terbaru tidak mampu menembus di atas titik tertinggi yang ada sebelumnya. Situasi geopolitik telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa minggu terakhir, karena konflik di Timur Tengah setidaknya telah terhenti untuk sementara waktu, dan Iran serta Amerika Serikat telah mencapai semacam kesepakatan. Meskipun demikian, baik Federal Reserve maupun ketegangan yang kembali menyala antara Iran dan AS telah mendongkrak nilai dolar AS, mengingat kesepakatan itu tidak membawa kemajuan yang nyata dalam negosiasi.

Arus Informasi Terbatas

Pada hari Senin, informasi yang masuk cukup sedikit. Peristiwa penting satu-satunya terjadi larut malam ketika Presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, mengeluarkan pernyataan yang netral mengenai kebijakan moneter. Ia menyampaikan ketidakpastian terkait bagaimana konflik di Timur Tengah bisa diselesaikan, dan karena itu ia lebih memilih untuk tidak mengambil kesimpulan terlalu cepat. Lagarde menegaskan bahwa usaha untuk melawan inflasi akan berlanjut, bahkan jika suku bunga perlu kembali dinaikkan, walaupun hal ini dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Pernyataan ini menunjukkan bahwa kebijakan moneter yang lebih ketat mungkin akan diterapkan pada bulan Juli, meskipun keputusan tersebut akan tergantung pada laporan inflasi zona euro yang akan datang. Jika inflasi terus meningkat, kemungkinan besar kenaikan suku bunga akan mencapai 90%.

Dampak Kebijakan ECB pada Euro

Selama ini, bagi euro, pengetatan yang dilakukan ECB tidak secara otomatis memberikan penguatan untuk mata uang tersebut. Pasar masih lebih fokus pada risiko geopolitik dan kebijakan yang ketat dari Federal Reserve. Kedua faktor ini terus mendorong nilai EUR/USD turun dan sekaligus menguatkan dolar AS. Aspek lainnya biasanya diabaikan oleh pasar.

Pada grafik 4 jam, pasangan ini telah terkonsolidasi di bawah level retracement 100,0% di 1,1411, sehingga pelaku pasar dapat mengantisipasi pelemahan euro lebih lanjut. Terbentuknya bullish divergence pada indikator CCI dan kondisi jenuh beli pada RSI untuk sementara memperlambat momentum bearish. Namun, pergerakan berkelanjutan di atas 1,1411 akan membuka jalan bagi pemulihan euro yang lebih kuat dan kembalinya harga ke dalam kanal tren turun yang lebih luas.

Laporan Commitments of Traders (COT)

Selama periode pelaporan terakhir, para trader profesional membuka 19. 327 posisi beli dan 23. 522 posisi jual. Dalam rentang tujuh minggu pada bulan Februari dan Maret, kekuatan tren kenaikan yang signifikan hilang karena adanya konflik di Iran. Selama tiga belas minggu terakhir, keadaan pasar kembali stabil seiring meredanya ketegangan di Timur Tengah, dengan kubu bullish meraih sedikit keunggulan kembali. Jumlah posisi long yang dimiliki oleh spekulan saat ini sekitar 247. 000, sementara posisi short mencapai sekitar 217. 000.

Secara umum, dalam jangka panjang, para pelaku pasar besar masih menunjukkan ketertarikan pada euro. Namun, perkembangan geopolitik global yang banyak terjadi dalam beberapa tahun terakhir tetap mempengaruhi sentimen para investor. Saat ini, fokus tetap tertuju pada Timur Tengah, di mana konflik sedang dalam masa jeda dan berlangsung perundingan serius yang berpotensi mengarah pada kesepakatan damai yang berkelanjutan. Meski demikian, pasar untuk saat ini tampak mengabaikan perbaikan dalam aspek geopolitik, serta faktor-faktor lainnya yang dapat mendukung euro.

Kalender Ekonomi (AS dan Zona Euro)

Jerman – Penjualan Ritel (06:00 UTC)Jerman – Tingkat Pengangguran (07:55 UTC)Jerman – Indeks Harga Konsumen (12:00 UTC)Amerika Serikat – JOLTS Job Openings (14:00 UTC)

Kalender ekonomi untuk 30 Juni memuat empat rilis data, yang tidak dikategorikan berdampak tinggi. Oleh karena itu, data makroekonomi kemungkinan hanya akan memberikan pengaruh moderat terhadap sentimen pasar selama sesi perdagangan hari Selasa.

Prakiraan dan Rekomendasi Trading EUR/USD

Posisi long dapat dipertimbangkan hari ini jika pasangan ini menguat dan terkonsolidasi di atas 1,1409 pada grafik per jam, dengan target di 1,1514. Posisi short sebelumnya dipertimbangkan jika terjadi penurunan berkelanjutan di bawah 1,1409, dengan target di 1,1290.

Grid Fibonacci didasarkan pada kisaran 1,1409–1,1850 pada grafik per jam dan 1,1411–1,1850 pada grafik 4 jam.