Gambaran Umum GBP/USD. 8 Juli. Pound Inggris Memanfaatkan Kesempatan

Pasangan mata uang GBP/USD menunjukkan volatilitas yang sangat rendah pada hari Selasa, tanpa ada alasan yang kuat untuk pergerakan besar. Meski demikian, mata uang Inggris telah menguat selama dua minggu penuh, meskipun tidak ada pemicu lokal yang jelas untuk kenaikan ini. Namun, penguatan pound Inggris ini sekaligus logis dan wajar karena beberapa alasan.

Tren penguatan dolar telah berlangsung selama dua bulan. Konflik di Timur Tengah sudah berakhir, Federal Reserve bahkan belum mulai menaikkan suku bunga acuan karena inflasi yang tinggi (dan mungkin tidak akan mulai sama sekali), dan krisis politik di Inggris sebenarnya hanya "diciptakan" oleh jurnalis dan analis yang membutuhkan alasan untuk menjelaskan penurunan terbaru pada mata uang Inggris. Perlu dicatat bahwa Inggris telah mengalami pergantian tujuh perdana menteri dalam sepuluh tahun terakhir, ditambah beberapa puluh menteri. Karena itu, pengunduran diri satu pejabat tinggi lagi bukan lagi sebuah krisis bagi United Kingdom, melainkan hanya perombakan rutin. Dengan demikian, penurunan terbaru pada pasangan ini (setelah pertemuan Fed) sebenarnya tidak perlu dan tidak adil. Yang sedang kita saksikan sekarang hanyalah "pemulihan keadilan". Pasar telah mengembalikan nilai tukar GBP/USD ke level yang lebih kurang wajar jika dilihat dari kondisi saat ini.

Kami memperkirakan penguatan lanjutan dari mata uang Inggris, karena pada timeframe harian dan mingguan jelas terlihat pola sideways yang telah berlangsung hampir satu tahun. Ketika berhadapan dengan tren sideways, pergerakan di dalamnya bersifat acak. Sederhananya, pasar saat ini sedang mengakumulasi atau mengalihkan posisi jangka panjang dalam rangka bersiap menghadapi pergerakan kuat yang baru. Memang, proses ini jelas sudah berlarut-larut, tetapi fase sideways juga bisa terjadi pada timeframe yang lebih tinggi, sehingga saat ini opsi kita adalah menunggu atau melakukan trading di dalam kisaran sideways 1,3150–1,3780.

Sejak terakhir kali, harga telah turun ke batas bawah kanal, dan kami mengantisipasi pergerakan menuju batas atas. Penting untuk dicatat bahwa meskipun dolar tidak melemah sepanjang tahun lalu, mata uang Amerika ini juga belum menunjukkan koreksi yang signifikan (dalam jangka panjang). Selama setahun, dolar hanya tidak mencetak penurunan baru, namun kami meyakini tren naik pada pasangan GBP/USD akan berlanjut cepat atau lambat, kecuali Donald Trump memulai perang baru.

Apa yang bisa menopang pound Inggris dalam waktu dekat? Menurut pandangan kami, faktor pendukungnya bisa berupa pelonggaran tajam kebijakan moneter Fed atau pengetatan prospek kebijakan moneter Bank of England. Inflasi di Inggris diperkirakan naik pada paruh kedua tahun ini; oleh karena itu, jika harga konsumen meningkat tajam, bank sentral Inggris bisa saja menaikkan suku bunga satu atau dua kali. Dukungan ini jelas akan menguntungkan pound sterling. Mengenai Fed, pelunakan sikap hawkish dimungkinkan jika inflasi di Amerika Serikat mulai melambat dalam waktu dekat. Laporan inflasi berikutnya dijadwalkan pada Selasa depan, saat itulah kita akan mengetahui apakah ada dasar nyata untuk berharap Fed akan meninggalkan rencana kebijakan hawkish-nya.

Rata-rata volatilitas pasangan GBP/USD selama lima hari trading terakhir adalah 69 pip, yang dikategorikan sebagai "rata-rata" untuk pasangan mata uang ini. Pada hari Rabu, 8 Juli, kami memperkirakan pasangan ini akan bergerak dalam kisaran yang dibatasi oleh 1,3307 dan 1,3445. Kanal atas regresi linear mengarah ke bawah, yang mengindikasikan tren bearish. Indikator CCI telah dua kali masuk ke area oversold dan membentuk dua divergensi "bullish", yang memberi sinyal kemungkinan berakhirnya tren penurunan.

Level Support Terdekat:S1 – 1,3367S2 – 1,3306S3 – 1,3245Level Resistance Terdekat:R1 – 1,3428R2 – 1,3489R3 – 1,3550Rekomendasi Trading:

Pasangan mata uang GBP/USD masih mempertahankan tren penurunan. Kebijakan Donald Trump akan terus memberikan tekanan pada perekonomian AS, sehingga kami tidak memperkirakan adanya pertumbuhan jangka panjang pada dolar AS. Meskipun tahun 2026 tampak cukup positif bagi dolar karena faktor geopolitik dan kesiapan The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan, pada time frame mingguan masih terlihat pergerakan sideways dalam kisaran 1,3150 hingga 1,3780, di dalam konteks tren naik selama empat tahun. Posisi buy dapat dipertimbangkan dengan target 1,3428 dan 1,3489 ketika harga berada di atas moving average. Sebaliknya, jika harga berada di bawah moving average, posisi sell dapat dipertimbangkan dengan target 1,3245.

Penjelasan Ilustrasi:Level harga support dan resistance digambarkan sebagai garis merah tebal, yaitu area di mana pergerakan dapat berakhir. Garis ini bukan merupakan sumber sinyal trading.Garis Kijun-sen dan Senkou Span B adalah garis indikator Ichimoku yang dialihkan ke time frame per jam dari time frame 4 jam. Garis-garis ini dianggap sebagai garis yang kuat.Level ekstrem ditandai sebagai garis merah tipis di mana harga sebelumnya pernah memantul. Level ini berfungsi sebagai sumber sinyal trading.Garis kuning merepresentasikan garis tren, saluran tren, dan pola teknikal lainnya.Indikator 1 pada grafik COT menunjukkan ukuran net position untuk setiap kategori trader.