Strategi Mean Reversion tidak menghasilkan sinyal yang valid untuk euro maupun pound sterling hari ini. Dolar Kanada diperdagangkan dengan menggunakan strategi Momentum.
Tanpa rilis data ekonomi zona euro, euro hanya sedikit menguat terhadap dolar hari ini, sementara kondisi pasar tetap cukup tegang. Karena mata uang tunggal ini tidak memiliki pemicu dari dalam negeri, arahnya ditentukan oleh faktor eksternal, yang masih didominasi oleh perkembangan geopolitik. Situasi di sekitar Selat Hormuz dan saling serang antara Amerika Serikat dan Iran terus menekan aset berisiko. Sebagai salah satu aset tersebut, euro tetap berada di bawah tekanan, sehingga pemulihannya terbatas pada level yang moderat. Ketegangan yang berkelanjutan di Timur Tengah kemungkinan akan mempertahankan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, yang sekaligus membatasi potensi pemulihan euro.
Pada paruh kedua hari ini, keseimbangan kekuatan di pasar dapat berubah secara signifikan, karena serangkaian peristiwa penting dari Amerika Serikat akan dirilis. Fokus utama akan tertuju pada Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Juni dan CPI inti yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi, serta testimoni setengah tahunan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di hadapan Kongres. Indeks Harga Konsumen mencerminkan laju inflasi dan secara langsung memengaruhi ekspektasi suku bunga, sementara indikator inti dianggap sebagai tolok ukur yang lebih andal karena mengecualikan komponen yang bergejolak. Semakin kuat angkanya, semakin kuat pula argumen untuk kebijakan The Fed yang lebih ketat dan semakin besar dukungan bagi dolar AS.
Bagi euro dan pound, rilis-rilis ini merupakan risiko langsung. Inflasi yang kuat dikombinasikan dengan nada hawkish dari Warsh dapat memperkuat dolar dan menekan EUR/USD serta GBP/USD lebih rendah, sementara perlambatan kenaikan harga dan pernyataan berhati-hati dari Ketua The Fed akan memberi peluang bagi kedua mata uang Eropa tersebut untuk menguat kembali. Sebelum data dirilis, pasangan-pasangan ini kemungkinan akan diperdagangkan dengan hati-hati, tetapi lonjakan volatilitas yang tajam mungkin terbentuk pada paruh kedua hari.
Jika data ekonomi diirlis kuat, strategi Momentum akan menjadi prioritas. Jika pasar tidak bereaksi terhadap data, strategi Mean Reversion akan tetap digunakan.
Strategi Momentum (Breakout) untuk Paruh Kedua Hari:EUR/USDBeli saat breakout di atas 1,1402 dapat mendorong kenaikan menuju 1,1422 dan 1,1442.Jual saat breakout di bawah 1,1380 dapat memicu penurunan menuju 1,1360 dan 1,1345.GBP/USDBeli saat breakout di atas 1,3400 dapat mendorong kenaikan menuju 1,3430 dan 1,3460.Jual saat breakout di bawah 1,3360 dapat memicu penurunan menuju 1,3340 dan 1,3323.USD/JPYBeli saat breakout di atas 162,22 dapat mendorong kenaikan menuju 162,44 dan 162,64.Jual saat breakout di bawah 161,92 dapat memicu penurunan dolar menuju 161,62 dan 161,33.Strategi Mean Reversion (Return to Level) untuk Paruh Kedua Hari: