Penyesuaian Level dan Target untuk Sesi AS – 30 Juli

Euro dan poundsterling Inggris sama-sama berkinerja baik hari ini dengan menggunakan strategi Mean Reversion. Saya tidak mengeksekusi transaksi apa pun berdasarkan strategi Momentum.

Euro mencatat kenaikan yang kuat hari ini setelah rilis data PDB kuartal kedua untuk Jerman dan zona euro. Menurut Eurostat, ekonomi zona euro tumbuh 0,4% pada kuartal kedua, jauh melampaui ekspektasi para ekonom. PDB mengukur laju pertumbuhan ekonomi dan merupakan salah satu indikator utama kesehatan ekonomi, sehingga data yang lebih kuat daripada prediksi ini memperkuat keyakinan pasar terhadap ketahanan kawasan, yang kemudian mendukung euro.

Keberhasilan di luar dugaan ini menjadi sangat signifikan karena muncul pada saat banyak pelaku pasar justru memperkirakan angka yang lebih lemah. Akibatnya, mata uang bersama tersebut mendapat dukungan yang kuat. Data yang bagus ini memperkuat argumen bagi sikap kebijakan moneter yang lebih ketat dari Bank Sentral Eropa (ECB), sehingga meningkatkan daya tarik euro dan mendorong EUR/USD lebih tinggi. Bertahannya penguatan ini akan bergantung pada apakah keyakinan terhadap pemulihan ekonomi kawasan tetap terjaga, tetapi reaksi pasar langsung terhadap laporan tersebut jelas positif.

Pound juga mencatat kenaikan tipis setelah Bank of England mempertahankan suku bunga acuannya di level 3,75%. Namun, hasil pemungutan suara 6–3 menyoroti meningkatnya sentimen hawkish di dalam Komite Kebijakan Moneter, dengan bergabungnya Catherine Mann yang memilih kenaikan suku bunga. Gubernur Bank of England Andrew Bailey menjelaskan bahwa keputusan tersebut mencerminkan belum cukupnya bukti mengenai efek inflasi putaran kedua yang berkelanjutan, meskipun terdapat ketidakpastian global dan ekspektasi inflasi yang tinggi.

Komite juga menerbitkan proyeksi terbaru, memperkirakan inflasi akan mencapai puncak di level 3,2% pada akhir tahun sebelum kembali ke target 2% pada 2027. Pasar kini memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan September sedikit di atas 50%. Keputusan ini mengikuti langkah serupa yang diambil Federal Reserve, mencerminkan pendekatan hati-hati bank sentral di tengah volatilitas harga minyak yang berlanjut.

Selama sesi perdagangan AS hari ini, pasar akan berfokus pada rangkaian data ekonomi AS yang cukup padat, termasuk PDB kuartal kedua, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE), serta data pendapatan dan belanja pribadi. PDB mengukur laju pertumbuhan ekonomi, sementara Indeks Harag PCE Inti merupakan indikator inflasi favorit Federal Reserve karena mengecualikan komponen yang bergejolak. Sementara itu, angka pendapatan dan belanja memberikan gambaran mengenai kesehatan keuangan konsumen, yang tetap menjadi pendorong utama perekonomian AS. Secara keseluruhan, rilis data tersebut akan memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi ekonomi dan dapat berdampak langsung pada ekspektasi suku bunga.

Hanya data sangat kuat yang berpeluang mengembalikan minat terhadap dolar AS, yang belakangan ini mulai kehilangan momentum. Bagi euro dan pound, hal ini akan meningkatkan risiko koreksi turun, karena data AS yang lebih kuat daripada prediksi dapat menguatkan dolar dan menekan pasangan EUR/USD dan GBP/USD. Sebaliknya, data yang lebih lemah kemungkinan akan memperpanjang tekanan terhadap mata uang AS dan membuka ruang tambahan bagi kedua mata uang Eropa tersebut untuk menguat. Pada akhirnya, reaksi pasar akan bergantung pada seberapa jauh hasil data melampaui atau justru berada di bawah ekspektasi.

Jika data AS keluar kuat, saya akan mengandalkan strategi Momentum. Jika pasar menunjukkan sedikit atau tidak ada reaksi terhadap rilis data, saya akan terus menggunakan strategi Mean Reversion.

Strategi Momentum (Breakout) untuk Paruh Kedua Hari IniEUR/USDBreakout di atas 1,1482 dapat mendorong euro menuju 1,1501 dan 1,1527.Breakout di bawah 1,1460 dapat menekan euro turun menuju 1,1436 dan 1,1412.GBP/USDBreakout di atas 1,3393 dapat mengangkat pound menuju 1,3421 dan 1,3451.Breakout di bawah 1,3362 dapat mendorong pound lebih rendah menuju 1,3334 dan 1,3304.USD/JPYBreakout di atas 163,18 dapat mengangkat dolar AS menuju 163,48 dan 163,76.Breakout di bawah 162,80 dapat memicu kelanjutan tekanan jual, dengan target penurunan di 162,60 dan 162,30.Strategi Mean Reversion untuk Paruh Kedua Hari IniEUR/USDSaya akan mencari posisi jual setelah false breakout di atas 1,1499, diikuti reversal turun ke bawah level ini.Saya akan mencari posisi beli setelah false breakout di bawah 1,1452, diikuti reversal naik di atas level ini.GBP/USDSaya akan mencari posisi jual setelah false breakout di atas 1,3414, diikuti reversal turun ke bawah level ini.Saya akan mencari posisi beli setelah false breakout di bawah 1,3353, diikuti reversal ke atas level ini.AUD/USDSaya akan mencari posisi jual setelah false breakout di atas 0,6995, diikuti reversal ke bawah level ini.Saya akan mencari posisi beli setelah false breakout di bawah 0,6965, diikuti reversal ke atas level ini.USD/CADSaya akan mencari posisi jual setelah false breakout di atas 1,4058, diikuti reversal turun di bawah level ini.Saya akan mencari posisi beli setelah false breakout di bawah 1,4027, diikuti reversal ke atas level ini.